Breaking News:

Virus Corona

Stok Darah di DKI Jakarta Merosot Drastis Akibat Pandemi Covid-19

Stok Darah di DKI Jakarta Merosot Drastis Akibat Pandemi Covid-19, Hanya 300 Kantong Per Hari. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta kekurangan jumlah stok darah akibat pandemi Covid-19. Kondisi itu akibat pasokan darah yang dihasilkan setiap hari merosot drastis.

Plt Ketua PMI DKI Jakarta H. Muhammad Muas mengatakan bahwa saat ini pihaknya hanya mampu memperoleh 300 kantong darah per harinya selama pandemi Covid-19.

“Kita berada dalam kesulitan stok darah di DKI ini. Biasanya kita terima 1.700 kantong darah setiap hari, sekarang hanya mampu 300 kantong darah," kata Muas, Rabu (6/5).

Muas mengaku bersyukur jika ada masyarakat yang masih bersedia mendonorkan darahnya. Ia mencontohkan PMI DKI Jakarta mendapat 800 kantong darah dari masyarakat.

Update Virus Corona Indonesia Rabu (6/5/2020), Total 12.438 Kasus, Sembuh 2.317 dan Tewas 895 Orang

“Problemnya di DKI selain Covid-19 ada leukimia dan lain sebagainya yang membutuhkan darah,” kata Muas.

Muas menambahkan bantuan darah dari para pendonor sangat diharapkan karena pada kenyataannya masih banyak pasien-pasien di rumah sakit yang membutuhkan darah.

“Kita imbau ke masyarakat khususnya di wilayah Jakarta, marilah kita memberikan setitik darah untuk didonorkan karena itu untuk disalurkan kepada pasien yang terkapar di rumah sakit,” ungkap Muas.

“Jadilah pendonor darah untuk kepentingan mereka yang membutuhkan,” sambungnya. 

Jadi Buronan, Ini Peringatan Polisi Untuk Ferdian Paleka Apabila Tetap Bersikeras Bersembunyi

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved