Bertentangan dengan Jokowi, Menhub: Mudik dan Pulang Kampung itu Sama, Jangan Dikotomi
"Mudik dan pulang kampung itu sama dan sebangun. Jangan membuat itu dikotomi. Jadi enggak ada perbedaan."
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, membuat geger masyarakat.
Pasalnya, Budi Karya menyebut bahwa mudik dan pulang kampung sama saja.
Hal itu disampaikannya di hadapan Komisi V DPR dalam rapat kerja secara virtual, Rabu (6/5/2020).
Padahal, sebelumnya, pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga membuat heboh masyarakat.
Yaitu dengan menyebut bahwa mudik dan pulang kampung adalah dua istilah yang berbeda.
Pernyataan keduanya yang saling bertolak belakang itu ramai diperbincangkan.
• Kisah Didi Kempot, Setiap ke Jakarta Selalu Pilih Kamar Hotel Ibis Menghadap ke Perempatan Slipi
• Didi Kempot dan Kakaknya Meninggal di Usia 53 Tahun, Ini Perbedaan Kisah Hidupnya
• Balas Aksi Ferdian Paleka, Crazy Rich Surabaya ini Bagikan Dus Mie Isi Uang Jutaan di Pinggir Jalan
Dilansir Kompas.com, awalnya, anggota Komisi V dari Fraksi PKB Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz mengkritik pernyataan Presiden Joko Widodo terkait perbedaan mudik dan pulang kampung.
Eem mengatakan, meski Presiden Jokowi menganggap dua hal tersebut berbeda.
Namun, sebagian masyarakat menganggap mudik dan pulang kampung sama.
"Saya mendukung sikap pemerintah melarang mudik, namun Pak Presiden mengatakan dilarang mudik, tapi boleh pulang kampung.
Nah, ini yang akan diantisipasi karena masyarakat menganggap itu sama, meski Pak Presiden menganggap berbeda," kata Eem dalam rapat kerja Komisi V secara virtual, Rabu (6/5/2020).
Budi kemudian mengatakan, dalam rapat kabinet, Presiden Jokowi menegaskan untuk melarang masyarakat melakukan mudik dan pulang kampung.
• Video Viral Perampokan Pecah Kaca Mobil di Depok, Pelaku Keluarkan Senpi di Tengah Kepungan Warga
• Cuitan di Twitter Soal Anak AHY Dianggap Bullyan Denny Siregar Diminta Taubatan Nasuha
Oleh karenanya, ia meminta tidak ada perbedaan mudik dan pulang kampung.
"Mudik dan pulang kampung itu sama dan sebangun. Jangan membuat itu dikotomi.
Jadi enggak ada perbedaan, berulang-ulang di sidang kabinet jangan pulang kampung, jangan mudik.