Serial Drama
Temani Ngabuburit, Temata Studios dan Menjadi Manusia Hadirkan Web Series Ustadz Jaga Jarak
Berkolaborasi dengan kanal YouTube Menjadi Manusia, web series Ustadz Jaga Jarak ditayangkan setiap Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 16.00 WIB.
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Temata Studios (Telinga Mata Nusantara), rumah produksi film dan visual kreatif, meluncurkan web series Ustadz Jaga Jarak, Senin (4/5/2020).
Web series Ustadz Jaga Jarak menceritakan kehidupan ustaz yang harus beradaptasi di tengah kondisi wabah virus corona yang saat ini terjadi.
Berkolaborasi dengan kanal YouTube Menjadi Manusia, web series Ustadz Jaga Jarak ditayangkan setiap Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 16.00 WIB.
Web series Ustadz Jaga Jarak ini akan menemani ngabuburit kala wabah virus corona.
Tesadesrada Ryza, founder dan CEO Temata Studios, mengatakan, web series Ustadz Jaga Jarak dibuat dari kesadaran terhadap kondisi saat warga Indonesia berjuang menghadapi wabah virus corona.
"Web series Ustadz Jaga Jarak ini dibuat wujud dari keresahan kami untuk menyiasati bagaimana kami bisa terus berkarya saat ada wabah virus corona," kata Tesadesrada Ryza.
• Terima Peran Alexandria di Serial Para Pencari Tuhan 13, Ini Tantangan Berat Yasamin Jasem
• Serial Money Heist: Jakarta Dalam Petualangan Perampokan di Madrid
Ia berharap, karya yang kisahnya sangat relate dengan keseharian masyarakat di tengah masa pandemi virus corona ini dapat menghibur dan menghadirkan nilai positif atau inspirasi bagi masyarakat.
Web series Ustadz Jaga Jarak mengisahkan ustaz yang harus beradaptasi dalam keterbatasan ruang gerak dan aktivitas akibat wabah virus corona.
Adanya anjuran pemerintah yang menghimbau agar masyarakat tetap di rumah, ustaz dalam web series Ustadz Jaga Jarak ini harus melakukan seluruh kegiatannya lewat video conference.
Disutradarai Rahabi Mandra, peraih Penulis Skenario Terbaik Festival Film Indonesia 2017, web series Ustadz Jaga Jarak mengangkat berbagai cerita yang ada di masyarakat dan dikemas dalam komedi agar menghibur.
Rhaka Ghanisatria, co founder dan The Brain Menjadi Manusia, menyatakan, Menjadi Manusia adalah platform tempat menampung kisah-kisah yang ada di masyarakat.
"Alangkah baiknya jika kita dapat membagi cerita tersebut ke lebih banyak orang, dengan kemasan unik dan menarik," kata Rhaka Ghanisatria.
Lewat Telepon dan Video
Oleh karena itu, Menjadi Manusia bersama Temata Studios membuat web series Ustadz Jaga Jarak ini dengan mengoptimalkan peran masing-masing.
Dengan segala keterbatasan yang harus dijalani, Temata Studios menciptakan web series Ustadz Jaga Jarak hanya melalui telepon dan video conference.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ade-firman-hakim-rw.jpg)