Virus Corona
Tiga Penumpang KRL Positif Covid-19, ini Reaksi KCI
Anne menjelaskan, pihaknya akan memulai kebijakan untuk menyetop KRL bila di dalam gerbong sudah melebihi kapasitas yang ditentukan yaitu 60 orang.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Penyebaran virus corona masih belum bisa terbendung.
Bahkan salah satu media penyebaran adalah di transportasi umum.
Meskipun telah dilakukan penerapan aturan pembatasan penumpang, ternyata masih terjadi penularan virus corona di transportasi umum.
Dilansir dari Tribunnews, tiga penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Jakarta-Bogor dinyatakan positif Covid-19.
Hal itu diketahui setelah menjalani tes swab di Stasiun Bogor, Jawa Barat pada 27 April 2020 lalu.
Terkait dengan hal tersebut PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), mengajak Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mencari solusi terbaik atas terjadinya permasalahan ini.
• Prank Kasih Sembako Isi Sampah ke Waria, Youtuber Ferdian Paleka: Covid itu Menularkan Lewat Dia
• Hati-hati, Ternyata Pencuri Spesialis Apartemen Gunakan Cara ini untuk Bobol Kamar Mangsanya
• Tak Boleh Dipakai Ibadah, Takmir Ancam Bongkar Masjid, Camat Wangon: Cuma Gertak saja kok
• Kisah Pegawai Hotel yang Kena PHK, jadi Ojol Nyambi Dagang Kue Lebaran, Justru Laris Manis
• Bak Cerita di Zaman Umar Bin Khattab, Wanita Kenya ini Masak Batu untuk 8 Anaknya yang Kelaparan
"Kami mengharapkan adanya solusi atau formula terbaik, atas apa yang terjadi saat ini," ucap VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba dalam keterangannya, Senin (4/5/2020).
Menurut Anne, dengan adanya bantuan dari pemerintah daerah ini dapat mengoptimalisasi peneraan physical distancing di dalam rangkaian KRL.
"Kami juga meminta kepada pengguna KRL untuk selalu menerapkan physical distancing, baik di dalam rangkaian kereta ataupun di area stasiun," ujar Anne.
Anne juga menjelaskan, pihaknya akan memulai kebijakan untuk menyetop KRL bila di dalam gerbong sudah melebihi kapasitas yang ditentukan yaitu 60 orang.
"Dalam hal ini KRL diharapkan bersabar untuk menunggu rangkaian kereta yang kosong, dan tidak memaksakan untuk naik bila sudah memenuhi kapasitas," kata Anne.
Sebelumnya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan melalui akun Twitter resminya bahwa dari 325 penumpang KRL Bogor-Jakarta yang menjalani swab test terdapat 3 diantaranya positif.
Ia juga menyebutkan, bahwa KRL ini masih padat dan bisa menjadi transportasi Orang Tanpa Gejala (OTG) pembawa virus. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bisa gagal.
"Sudah dilaporkan ke gugus tugas dan Kementerian Perhubungan, semoga ada respon terukur dari pihak operator KRL," tulis Ridwan Kamil.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 3 Penumpang KRL Positif Covid-19, KCI Ajak Pemprov Jawa Barat Mencari Solusi Bersama
Penulis: Hari Darmawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/krl-2104.jpg)