Selasa, 14 April 2026

Hari Pendidikan Nasional

Anies Baswedan Minta Guru Baca Buku Karya Ki Hajar Dewantara tentang Konsep Pendidikan Modern

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganggap pemikiran tokoh pendidikan Ki Hajar Dewantoro mirip dengan konsep pendidikan modern sekarang ini.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Istimewa
Gubernur DKI Jakarta saat upacara Hari Pendidikan Nasional secara digital dan ditayangkan di YouTube, Senin (4/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan konsep pendidikan modern berdasarkan buku-buku karya Ki Hajar Dewantara.

Menurut Anies Baswedan, pemikiran tokoh Pendidikan Nasional itu yang dimuat dalam buku terbitan tahun 1920-1930-an itu mirip dengna prinsip pendidikan yang kini diterapkan di negara lain.

Anies Baswedan melontarkan pendapatnya itu  saat  upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional melalui digital bersama para guru di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, Senin (4/5/2020).

Dalam upacara secara digital itu antara lain hadir Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, dan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana.

Dinas Pendidikan DKI menayangkannya melalui akun YouTube Radio Disdik Jakarta.

Prinsip Pendidikan Ki Hajar Dewantara.Sama dengan Prinsip Pendidikan Modern

Anies Baswedan Sebut Pendidikan Menentukan Respons Masyarakat Terhadap Pandemi Covid-19

Anies Baswedan mengatakan, buku karya Ki Hajar Dewantara dapat membuka perspektif bagi pembaca mengenai prinsip pendidikan modern untuk memajukan dan mencerdaskan bangsa.

Dalam kenyataannya, kata dia, sekolah, tempat tinggal maupun lingkungan sosial masyarakat tak selalu mencerminkan konsep pendidikan modern.

”Ki Hajar Dewantara (hari kelahirannya) kita rayakan sebagai Hari Pendidikan, tapi pikirannya malah banyak tidak dibaca,” ujar Anies Baswedan, Senin (4/5/2020).

Oleh karena itu, Anies Baswedan mengajak para guru agar membaca buku karya Ki Hajar Dewantara untuk memajukan pendidikan di Jakarta.

Peringati Hari Pendidikan Nasional, Sandiaga Uno Datangi Bantargebang Dengar Curhatan Anak Pemulung

Hari Pendidikan Nasional di Tengah Pandemi, Kemendikbud : Belajar dari Covid-19

Dia  yakin, setelah membaca buku-buku karya Ki Hajar Dewantoro, para guru akan menyadari bahwa konsep pendidikannya mirip dengan sekolah di negara lain.

“Konsep ini juga diselenggarakan di sekolah-sekolah Jakarta yang dianggap maju. Sekolah-sekolah itu melaksanakan apa yang ditulis oleh Ki Hajar Dewantara,” katanya.

“Karena itu jangan sampai kita memeringati hari kelahirannya, tapi kita tidak membaca tulisan. Apalah arti sebuah peringatan apabila kita tidak membaca karyanya,” ucap  Anies Baswedan.

Dalam kesempatan itu, Anies Baswedan menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan untuk mewajibkan seluruh tenaga pengajar  membaca buku karya Ki Hajar Dewantara.

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Guru Madrasah Aliyah Dibekali Panduan Pembelajaran Berbasis IT

Dinas Pendidikan Jakarta Siapkan Media Pembelajaran Online Bagi Siswa Selama Sekolah Diliburkan

Harapannya, mereka dapat mengetahui semua konsep pendidikan  modern demi memajukan pendidikan di Jakarta.

“Diksi yang digunakan memang lama, tapi pikiran yang terpancar dalam diksi lama itu adalah pikiran-pikiran baru dan masih relevan sampai saat ini,” kata Anies Baswedan yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini. 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved