Kamis, 4 Juni 2026

Bulan Suci Ramadan

Tanggapan Ustadz Abdul Somad Soal Kemarahan Warga Diimbau Ibadah di Rumah

Ustaz Abdul Somad mengatakan masyarakat dianjurkan menjauhkan diri dari wabah dengan menetap di dalam rumah.

Tayang:
ILC TV One
Ustadz Abdul Somad tanggapi kemarahan warga yang dilarang ibadah shalat tarawih 

WARTAKOTALIVE.COM -- Ustaz Abdul Somad menyampaikan tausiah terkait wabah Virus Corona di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (28/4/2020).

Ustaz Abdul Somad mengatakan masyarakat dianjurkan menjauhkan diri dari wabah dengan menetap di dalam rumah.

Namun, menurutnya ada suatu penyebab yang membuat warga tetap nekat menjalankan ibadah di masjid.

Ustaz Abdul Somad pun menyinggung kemarahan warga yang merasa tak adil pemerintah mengimbau ibadah di rumah..

Begini Jadinya Warga Pulogadung yang Laporkan Kegiatan Salat Tarawih

"Sunah ketika terjadinya wabah adalah menjauhkan diri dari wabah, seperti menjauhkan diri dari singa," kata Ustaz Abdul Somad.

"Menjauhkan diri dari wabah, menetap di suatu tempat yang tidak ada wabah, menetap di suatu tempat kalau zaman dulu satu kampung satu tempat."

Ustaz Abdul Somad menjelaskan, semenjak Virus Corona melanda tak ada satu pun orang yang tahu pasti tempat yang aman bagi mereka.

Karena itu, selayaknya masyarakat tetap berada di dalam rumah untuk menjauhkan diri dari Virus Corona.

Sambut Ramadhan Ustadz Abdul Somad Beri 5 Amalan, Termasuk Mandi Wajib dan Shalat Taubat

"Tapi untuk saat ini karena semua di dunia terkena dan kita tidak tahu tempat mana saja yang kena dan tidak," terang Ustaz Abdul Somad.

Terkait hal itu, ia lantas berandai-andai adanya sebuah alat canggih yang bisa secara cepat mendeteksi Virus Corona.

Menurut Ustaz Abdul Somad, keberadaan alat tersebut sangat memudahkan warga yang ingin beribadah di luar rumah.

"Kecuali andai nanti ada suatu alat detektor canggih cukup pakai layar saja," ungkap Ustaz Abdul Somad.

"Sehingga ketika layar itu dipakai, dipasang di depan pintu langsung ketahuan, ini yang ada virus ini yang enggak ada. Yang enggak ada virus masuk masjid, yang ada virus masuk rumah sakit."

Karena hingga kini alat tersebut belum tersedia, Ustaz Abdul Somad menyebut masalah yang dihadapi cukup rumit.

"Tapi untuk hari ini kita tidak tahu siapa yang ada virus, siapa yang tidak," ujar Ustaz Abdul Somad.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved