Virus Corona

Mulai 3 Mei Maskapai Lion Air Diizinkan Layani Penerbangan Tapi Bukan untuk Pemudik

Maskapai Lion Air mendapat izin khusus untuk kembali terbang di tengah pandemi Covid-19 dan larangan mudik ini.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Lion Air Group mulai menjalankan pelayanan pemberangkatan ibadah haji 2019 ini. Sebanyak 67.547 jamaah diberangkatkan oleh maskapai tersebut. 

WARTAKOTALIVE.COM -- Kabar baru tentang penerbangan di Tanah Air muncul dari Lion Air Group.

Maskapai tersebut mendapat izin khusus untuk kembali terbang di tengah pandemi Covid-19 dan larangan mudik ini.

Rute-rute yang dizinkan termasuk di daerah zona merah penyebaran virus Corona, dan wilayah berstatus Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan,  Lion Air Group beroperasi mulai 3 Mei dengan perizinan khusus (exemption flight) dari regulator.

"Yakni (dari) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) untuk melayani pebisnis bukan dalam rangka mudik," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2020).

Covid-19, Jumlah Penerbangan di Bandara Soetta Menyusut Tajam, Tersisa Puluhan Pergerakan Pesawat

Adapun penerbangan khusus yang diperbolehkan, yakni pengangkutan kargo, penerbangan pebisnis bukan untuk mudik, penerbangan bagi pimpinan lembaga tinggi negara RI atau tamu kenegaraan.

Lalu operasional kedutaan besar, perwakilan organisasi internasional yang memiliki kedudukan di Indonesia.

Selain itu, penerbangan operasional penegakan hukum, ketertiban dan pelayanan darurat, layanan penerbangan khusus (repatriasi) untuk pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA).

Layanan penerbangan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Rebulik Indonesia Nomor PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama masa angkutan udara Idul Fitri periode 1441 Hijriah dalam rangka pencegahan penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19).

Citilink Hentikan Penerbangan Domestik Reguler dan Charter, Begini Cara Refund atau Reschedule

Rencana operasional akan melayani rute-rute penerbangan dalam negeri termasuk kota atau destinasi berstatus Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan wilayah dengan transmisi lokal atau daerah terjangkit (Zona Merah).

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved