Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Shalat Tahajud Tetap Bisa Dilakukan Meski Sudah Ditutup dengan Witir Saat Tarawih

Siapa yang mengerjakan shalat malam setelah bangun tidur, ia disebut sebagai orang yang bertahajud dan shalatnya dianggap pula sebagai salat malam.

Penulis: Dian Anditya Mutiara | Editor: Dian Anditya Mutiara
@ibtimes
ilustrasi -- Shalat Tahajud 

Meskipun salat tarawih hukumnya sunnah namun belum afdol jika puasa tanpa melakukan salat tarawih dan witir. Lalu apakah kita boleh mengerjakan salat tahajud lagi padahal sudah mengerjakan salat tarawih yang ditutup dengan witir? 

WARTAKOTALIVE.COM -- Di Bulan Ramadan selain beribadah puasa, kita juga menjalankan salat tarawih dan witir.

Meskipun salat tarawih hukumnya sunnah namun belum afdol jika puasa tanpa melakukan salat tarawih dan witir. 

Lalu apakah kita boleh mengerjakan salat tahajud lagi padahal sudah mengerjakan salat tarawih yang ditutup dengan witir? 

Jawabannya dibolehkan.

Ketahuilah bahwa salat tahajud merupakan bagian dari salat malam yang di mana salat tahajud dikerjakan setelah bangun tidur.

Niat Shalat Tarawih Berjamaah (Imam) dan Sendiri Serta Doa Kamilin Dilengkapi Latin Arab

Demikian pendapat Imam Nawawi dalam Syarh Al-Muhaddzab. Oleh karenanya tidaklah bertentangan antara niat salat malam dan salat tahajud.

Siapa yang mengerjakan shalat malam setelah bangun tidur, ia disebut sebagai orang yang bertahajud dan shalatnya dianggap pula sebagai salat malam.

Kalau seseorang sudah mengerjakan shalat tarawih dan ditutup witir, maka ia boleh menambah salat tahajud lagi di malam harinya dengan beberapa tinjauan sebagai berikut:

1. Perintah mengerjakan salat malam bersama imam hingga imam selesai

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved