Breaking News:

Mudik

Refly Harun Minta Warga Net Tidak Lagi Bully Jokowi Soal Mudik dan Pulang Kampung

Refly Harun meminta agar warganet atau netizen tidak mem-bully Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait mudik dan pulang kampung.

Youtube Refly Harun/KompasTV
Refly Harun membela Jokowi soal mudik dan pulang kampung 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA -- Pakar Tata Hukum Negara, Refly Harun meminta agar warganet atau netizen tidak mem-bully Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait istilah mudik dan pulang kampung.

Sebagaimana diketahui, pernyataan Jokowi soal mudik dan pulang kampung itu berbeda tenagh menjadi perbincangan publik.

Dikutip dari channel YouTube Refly Harun pada Senin (27/4/2020), mulanya Refly Harun membahas masalah tersebut dengan tertawa.

"Saat ini yang ingin kita bahas mengenai mudik dan pulang kampung."

"Jadi soal terminologi mudik dan pulang kampung menjadi ramai karena Presiden Jokowi membedakan kedua terminologi ini," ucap Refly sambil tertawa.

Istilah Pulang Kampung Lebih Banyak Dicari Dibanding Mudik Setelah Keduanya Dibedakan Oleh Jokowi

Lalu, Refly menjelaskan bahwa apa yang diungkapkan Jokowi dalam program Mata Najwa pada Rabu (22/4/2020) itu tidak sesuai dengan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia).

"Mudik berkaitan dengan Idul Fitri, pulang kampung kaitannya dengan kehilangan pekerjaan dalam program Mata Najwa."

"Kalau kita lihat KBBI, ya podo wae (sama saja -red), yang mudik itu pulang kampung, pulang kampung itu ya mudik," ujar Refly.

Refly Harun Dicopot dari Jabatan Komisaris Pelindo I, Arya Sinulingga Sebut Hanya Sebagai Refreshing

Ia menjelaskan bahwa mudik dan pulang kampung itu memiliki arti yang sama.

"Memang mudik punya arti lain ya, yaitu pergi ke udik."

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved