Menteri Pertanian Pantau Program Bantuan Beras Menggunakan ATM Pertanian Si Komandan di Kodim Depok

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memantau program bantuan beras menggunakan ATM Pertanian Si Komandan di Kodim 0508/Depok.

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) memantau langsung program bantuan beras menggunakan ATM Pertanian Si Komandan di Kodim 0508/Depok. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) memantau langsung program bantuan beras menggunakan ATM Pertanian Si Komandan berjalan dengan baik di di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0508/Depok, Minggu (26/4/2020).

Program tersebut, kata Syahrul merupakan kerjasama antara Kementerian Pertanian, TNI dan mitra lainnya.

"Ini adalah bentuk panggilan untuk menghadirkan negara, hadirnya kebersamaan, kebangsaan disaat pandemi Covid-19 seperti ini rakyat membutuhkan itu," kata Syahrul di Makodim 0508/Depok, Mampang, Pancoran Mas, Depok, Minggu (26/4/2020).

Kang Dedi Bikin Inovasi: ATM di Purwakarta Keluarkan Beras Gratis untuk Rakyat

Syahrul mengatakan, bencana pandemi Covid-19 ini bukan hanya urusan kesehatan, melainkan juga tentang kehidupan.

Sebab, banyak warga masyarakat yang terdampak virus yang lebih dulu menyerang kota Wuhan, China pada akhir tahun lalu ini.

"Pada titik itu, salah satu yang menjadi masalah adalah ketersediaan dan akses pangan bagi masyarakat yang kurang mampu," tuturnya.

Untuk itu, Syahrul mengapresiasi upaya dan dukungan yang diberikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa yang mau bergerak dan menjadikan 10 Makodimnya menyalurkan beras bagi warga yang tidak mampu.

Wali Kota Tangerang Instruksikan Setiap Kelurahan dan Kecamatan Sediakan ATM Beras Atasi Kelaparan

Sejauh ini, tutur Syahrul, udah banyak bantuan yang disampaikan pemerintah baik melalui Kementerian Sosial, Pemda maupun lainnya.

Namun, untuk program ATM Beras, kata Syahrul, akan menyasar pihak-pihak yang belum mendapatkan manfaat bantuan saat pandemi Covid-19.

"Saya dan KASAD berusaha menyentuh orang-orang, para dhuafa yang mungkin belum pernah menerima bantuan di sekitar kita. ATM ini sehari diperuntukkan untuk 1.000 penerima, setiap kali kartu digesek akan keluar beeas 1,5 kilogram," katanya.

Tangerang Terapkan Sistem ATM Beras Agar Tidak Ada Masyarakat yang Kelaparan

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved