Virus Corona

Jauh dari Permukiman Warga, Dinas Pendidikan DKI Jakarta Jadikan SMKN 68 Tempat Isolasi ODP dan PDP

Camat Ciracas Mamad mengatakan SMK Negeri 68 di Kelurahan Rambutan jadi satu-satunya sekolah di wilayahnya yang dipilih sebagai tempat isolasi

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Murtopo
google map
Ilustrasi: Gedung SMK Negeri 7 Jakarta yang gambarnya diambil Februari 2017 

Laporan wartawan wartakota.tribunnews.com, Rangga Baskoro

WARTAKOTALIVE.COM, Ciracas -- Sejumlah sekolah difungsikan untuk dijadikan tempat penanganan pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dengan pemantauan (ODP) oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Camat Ciracas Mamad mengatakan SMK Negeri 68 yang berada di Kelurahan Rambutan jadi satu-satunya sekolah di wilayahnya yang dipilih sebagai tempat isolasi.

"Dipilih karena jauh dari permukiman, aman lah dari masyarakat. Itu hasil koordinasi Kasatpel Sudin Pendidikan Kecamatan Ciracas," kata Mamad saat ditemui di Mapolsek Ciracas, Selasa (21/4/2020).

24 Sekolah dan 8 GOR di Jakarta Timur Dialihfungsikan jadi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Mamad belum mengetahui daya tampung SMK Negeri 68 sebagai lokasi isolasi PDP dan ODP. Begitu pula dengan ketersediaan fasilitas yang ditempatkan di sekolah untuk menunjang warga yang menjalani isolasi mandiri di sana nantinya.

"Kemarin saya belum konfirmasi terkait kapasitas, tapi itu dipilih jadi tempat isolasi. Di situ rencananya jadi tempat isolasi PDP dan ODP," ujarnya.

Mamad menuturkan hingga kini di wilayahnya tercatat 13 warga yang positif Covid-19 dan masih menjalani perawatan di RS rujukan Covid-19.

Ada 19 Sekolah Difungsikan Jadi Gedung Serbaguna Penanganan Covid-19

Sementara untuk jumlah pasien terkonfirmasi yang meninggal tercatat dua orang dan sudah dimakamkan di TPU Pondok Ranggon.

"Insya Allah enggak ada penolakan dari warga terkait dijadikannya sekolah untuk tempat isolasi ODP dan PDP. Sejauh ini belum ada penolakan," tuturnya.

Sebelumnya, Kasudin Kesehatan Jakarta Timur Indra Setiawan mengatakan sebanyak 95 warga positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah.

Baru Sebatas Usulan, Seratusan Gedung Sekolah untuk Isolasi Pasien Covid-19 Belum Disiapkan

Beda dengan pasien yang diisolasi di RS, pasien yang melakukan karantina mandiri cenderung tak menunujukkan gejala buruk.

Mereka masih dapat beraktivitas meski tak diperkenankan keluar rumah dan melakukan kontak erat dengan anggota keluarga lain.

"95 ini kasus konfirm (positif Covid-19), bukan ODP (orang dalam pemantauan) dan PDP (pasien dalam pengawasan)," kata Indra, Kamis (16/4/2020). (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved