Persita Tangerang
Atasi Kejenuhan Selama Pandemi Covid-19, Penyerang Persita Tangerang Main PlayStation
Bagaimana kabar para atlet dalam masa pandemi Covid-19? Seperti penyerang Persita Tangerang Chandra Waskito katanya merasa bosan.
Penulis: RafzanjaniSimanjorang | Editor: Dian Anditya Mutiara
Bagaimana kabar para atlet dalam masa pandemi Covid-19? Seperti penyerang Persita Tangerang Chandra Waskito katanya merasa bosan.
WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG -- Penyerang Persita Tangerang Chandra Waskito mengatakan bahwa dirinya gabut parah karena hanya berada di rumah selama pandemi Covid-19 yang membuat liga 1 terhenti.
Gabut sendiri memiliki arti membosankan yang digunakan oleh kaum muda saat ini.
Chandra mengatakan bahwa tak banyak kegiatan yang dapat ia lakukan selama di rumah.
"Paling tiap sore saya latihan ya. Kegiatan lain tidak banyak yang bisa dilakukan. Seperti umumnya, aktivitas di dalam rumah saja," ujar pemain berusia 25 tahun ini kepada Wartakotalive.com, Jumat, (17/4/2020) malam.
• Muchtar Hendra: Persita Tangerang Buat Program Latihan yang Berbeda-beda untuk Pemain
• 10 Klub Liga 1 Bantu PSSI Pers Perangi Covid-19, Jersey Jaimerson dan Kim Jeffrey Ikut Dilelang
Sedangkan untuk mengatasi kejenuhan, ia mengatakan dirinya memilih untuk bermain playstation.
Chandra sendiri harus bersabar untuk mengolah si kulit bundar karena liga 1 direncanakan akan di mulai pada Juli mendatang.
Sedangkan latihan bersama Persita Tangerang akan dimulai pada awal Juni mendatang.
Ada pun bersama Persita, pemain kelahiran Sleman, 19 Agustus 1994 sering ditempatkan pada posisi penyerang sayap kiri. Ia kini bersaing dengan Samsul Arif di posisi yang sama.
Atasi Kebosanan, Ini yang Dilakukan Pelatih Kiper Persita Tangerang Mukti Ali Raja
Banyak menghabiskan waktu di rumah akibat pandemi-19, Mukti Ali Raja selaku pelatih kiper Persita Tangerang punya cara tersendiri untuk mengusir rasa jenuhnya.
Hal ini diketahui saat Mukti menjawab pertanyaan Warta Kota, Kamis, (16/4/2020) kemarin perihal cara mengatasi kejenuhan setelah satu bulan hanya berada di rumah.
"Sesekali saya bantu istri masak, membantu anak belajar, sisinya berselancar di youtube," ujar Mukti.
• Mukti Ali Raja Akan Beri Sanksi Internal Buat Kiper Persita yang Tidak Kirimkan Video Latihan
Saat membuka youtube, Mukti menjelaskan ia lebih sering mendengarkan konten religi bro. Ada pun bila ingin mendengarkan musik, ia memilih mendengarkan lawas yakni tahun 1980 hingga 1990, serta lagu daerah Makassar.
"Saya juga punya anak balita, jadi sekarang banyak waktu main sama anak saya itu," tambahnya.