Persita Tangerang
Eldar Hasavonic Pilih Rio Ramandika Jadi Pemain Terlucu di Persita Tangerang
Gelandang Persita Tangerang asal Bosnia, Eldar Hasanovic memilih rekan setimnya, Rio Ramandika menjadi sosok yang paling lucu di Persita.
Penulis: RafzanjaniSimanjorang | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG -- Gelandang Persita Tangerang asal Bosnia, Eldar Hasanovic memilih rekan setimnya, Rio Ramandika menjadi sosok yang paling lucu di Persita.
Bermain bersama sejak Februari tahun 2020 lalu membuat Eldar mulai mengenal tingkah para rekan-rekannya.
"Bagi saya Rio menjadi pemain yang paling lucu ya. Terlihat dari gesturnya di lapangan. Dia pemain yang membuat saya tertawa," buka Eldar kepada Warta Kota, Jumat, (10/4/2020).
Pemain berusia 30 tahun ini mengatakan bahwa ia hanya menilai dari gestur karena dirinya belum memahami bahasa Indonesia.
Walaupun pemain bernomor punggung 44 tidak dapat memberikan gambaran sepenuhnya gestur yang bagaimana yang membuat Rio Ramandika menjadi pemain terlucu di versinya.
Namun, ia mengatakan tingkah Rio Ramandika yang terkadang unik dan usil membuatnya layaks diberi gelar pemain terlucu.
"Jujur saja, kadang saya tertawa karena melihat gestur pemain. Saya masih belum tahu bahasa Indonesia, mungkin banyak pemain yang lain yang lucu," terangnya.
Ia pun tak sabar untuk mempelajari bahasa Indonesia agar lebih mengerti apa yang sedang dibahas oleh para pemain, dan hal lucu apa yang sedang dibicarakan oleh pemain.
Bermula dari Sepak Bola Jalanan hingga Menjadi Pesepakbola Profesional
BAGI fans Persita Tangerang tentu tidak asing lagi mendengar nama Eldar Hasanovic, salah seorang pemain asing yang didatangkan oleh Persita di bursa transfer Januari lalu.
Eldar sendiri merupakan pemain asal Bosnia berusia 30 tahun. Bersama Persita, ia telah memainkan tiga pertandingan pada kompetisi liga 1 Indonesia.
Namun, sebelum menjadi pesepakbola profesional, ternyata Eldar memiliki masa kecil bermain bola di jalanan.
Hal ini diungkapkan oleh pemain bernomor punggung 44 ini kepada Warta Kota, Rabu (8/4/2020) lalu.
• Liga 1 2020 Dihentikan Akibat Covid-19, Kiper Persija Jaga Kebugaran dengan Bermain Futsal
"Pertama-tama saya bermain bola itu di jalanan bersama saudara saya dan temannya. Dulu sangat berbeda dengan sekarang. Saat itu kami yang bermain di jalanan rata-rata berusia 5 hingga 6 tahun," tuturnya kepada Warta Kota.
Ia menjelaskan pada masa itu, anak-anak yang bermain bola bahkan tidak ditemani oleh orang tua masing-masing, walaupun mereka bermain bola sejak pagi hingga malam hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/gelandang-persita-tangerang-eldar-hasanovic-1232020.jpg)