Virus Corona
BNN dan Pegiat Antinarkoba Kompak Urunan Berikan Paket Sembako ke Ojol
BNN dan Pegiat Anti Narkoba Berikan Paket Sembako ke Ojol. Simak selengkapnya dalam berita ini.
Penulis: Rangga Baskoro |
WARTAKOTALIVE.COM, CAWANG - Sejumlah profesi mengalami kesulitan ekonomi akibat efek social distancing sebagai langkah mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19, salah satunya ojek online
Hal itu melatarbelakangi Badan Narkotika Nasional (BNN), sejumlah organisasi penggiat antinarkoba dan wartawan untuk membagikan paket sembako gratis kepada warga.
Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, paket sembako dibagikan ke warga yang pemasukannya menurun karena terdampak Covid-19.
"Akibat penyebaran virus Covid-19 ini banyak saudara-saudara kita yang terhenti bekerja makannya kita bagikan paket sembako ini," kata Arman di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2020).
• Jadi Korban Teroris, Wiranto Minta Kompensasi Senilai Rp 65 Juta ke LPSK
Sebanyak 400 paket berisi beras, mi instan, dan vitamin tersebut merupakan hasil urunan dari organisasi penggiat narkoba dan wartawan.
Yakni Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM), Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba (Fokan), dan Pokja Wartawan BNN.
"Kita bagikan ke masyarakat yang membutuhkan. Di antaranya pengemudi ojek online, security, mantan pecandu narkoba, PPSU, dan warga lainnya," ujarnya.
Arman menuturkan bantuan tersebut diharap bisa mengurangi beban hidup warga yang pemasukannya terdampak pandemi Covid-19.
• Persita Produksi Masker Kain Berlogo Klub, Hasil Penjualan Untuk Bantu Penanggulangan Covid-19
Ini juga guna mencegah warga kelas bawah yang pemasukannya berkurang melakukan tindak pidana demi memenuhi kebutuhan hidup.
Dia mencontohkan kasus warga yang dimanfaatkan gembong narkoba jadi kurir karena terigur kemudahan dapat uang.
"Agar jangan sampai mencoba mencari uang dengan cara instan. Saya kira paket sembako mencukupi kebutuhan satu keluarga dengan dua anak untuk satu minggu," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Umum GMDM Jefry Tommy Tambayong menuturkan pembagian sembako juga dibarengi imbauan dengan sosialisasi bahaya Covid-19.
Menurutnya penanganan Covid-19 tak hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga warga agar jumlah kasus pasien positif tak bertambah.
"Kita imbau untuk menerapkan physical distancing sesuai intruksi pemerintah, jaga kesehatan keluarga masing-masing. Makannya selain sembako juga kita beri vitamin," kata Jefry.
• IBL 2020 Kembali Digelar September, Tunggu Pandemi Covid-19 Berakhir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bnn-membagikan-paket-sembako-kepada-ojol.jpg)