Virus Corona

UPDATE: Prancis Negara Keempat Tembus 10.000 Orang Kematian karena Corona, Banyak dari Panti Jompo

Prancis telah menjadi negara keempat yang mendaftarkan lebih dari 10.000 kematian akibat coronavirus.

Instagram @bugun_de_kulturlendik
Pemandangan Menara Eifel saat wabah virus corona. Perancis kini masih daftar negara dengan jumlah kematian di atas 10.000 orang 

WARTAKOTALIVE.COM, PARIS -- Prancis telah menjadi negara keempat yang mendaftarkan lebih dari 10.000 kematian akibat coronavirus.

Kasus terbaru di negara yang terkenal dengan menara eifel itu mencatat rekor dunia dalam 24 jam yakni sebanyak 11.059 kasus seperti ditulis worldometers.info.

Adapun jumlah kematian di Prancis dalam 24 jam terakhir tercatat 1.417 orang sebuah rekor lain bagi negara itu.

Update corona dunia, Prancis kini masuk empat negara dengan kematian tembus 10.000 orang. Kasus terbaru di negara yang terkenal dengan menara eifel itu sebanyak 11.000 kasus.
Update corona dunia, Prancis kini masuk empat negara dengan kematian tembus 10.000 orang. Kasus terbaru di negara yang terkenal dengan menara eifel itu sebanyak 11.000 kasus. (www.worldometers.info)

Sementara itu, Spanyol pada hari Selasa mencatat sedikit peningkatan dalam jumlah kematian harian untuk pertama kalinya dalam lima hari, dengan 743 orang meninggal semalam.

Dianggap Lambat Tangani Corona, PM Prancis Digugat, Jansen Sitindaon: Di Sini Sibuk Promosi Wisata

Wanda Nara Tak Mau Suami Berkarier di Prancis

Secara global, jumlah orang yang didiagnosis dengan virus sekarang melebihi 1,3 juta.

Lebih dari 74.500 orang telah meninggal sementara hampir 285.000 telah pulih, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins.

Sebelumnya, Prancis telah melaporkan 833 kematian akibat virus korona baru dalam satu hari terakhir.

Jumlah total orang yang telah meninggal setelah tes positif saat itu 8.911 orang, sementara jumlah kasus terinfeksi adalah 98.010 orang.

Pep Guardiola Berduka, Ibunya Meninggal Dunia karena Virus Corona, Pep Sempat Sumbang Rp 17,7 Miliar

"Kami belum mencapai akhir dengan epidemi ini," kata Menteri Kesehatan Prancis, Olivier Veran.

Data yang dirilis oleh kementerian kesehatan Prancis pada Senin malam menunjukkan, 605 orang telah meninggal di rumah sakit selama 24 jam terakhir dan 228 lainnya meninggal di panti jompo. Angka keduanya meningkat 10%.

Halaman
123
Penulis: Wito Karyono
Editor: Wito Karyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved