Breaking News
BREAKING NEWS: Hari Ini Pemilihan Wagub DKI, Proses Pemilihan Dua Jam
Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur DKI Jakarta sisa jabatan 2017-2022, menggelar rapat Paripurna pemilihan pada Senin (6/4/2020)
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Kami akan mengantarkan surat suara pemilihan kepada yang bersangkutan, kemudian suratnya akan dimasukan ke dalam kotak suara,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Andyka menjelaskan proses pemilihan Wagub DKI tetap dilakukan secara tertutup, sehingga masyarakat umum tidak ada dapat masuk ke ruang Paripurna.
Hanya orang yang memiliki undangan yang bisa masuk sepert 106 anggota DPRD DKI, eksekutif dalam hal ini Gubernur DKI, Sekda DKI dan sebagainya.
“Tapi kami menyediakan live streaming di pressroom Balai Kota, sehingga rekan wartawan dapat mengakses pemilihan dari sana,” ujarnya.
Pada Senin (23/3/2020) pagi, sedianya DPRD DKI Jakarta menggelar pemilihan Wagub DKI Jakarta dari dua partai pengusung.
Di antaranya Nurmansjah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra, tapi rapat ditunda akibat merebaknya virus corona.
Namun belakangan, Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta menyepakati Paripurna Pemilihan Wagub DKI digelar pada Senin (6/4/2020).
Sementara uji publik dan pemaparan visi dan misi kedua kandidat itu digelar secara teleconference di kalangan anggota DPRD DKI saja pada Jumat (3/4/2020). (faf)
DPRD DKI Siarkan Rapat Paripurna Pemilihan Wagub
Anggota Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra S Andyka mengupayakan rapat Paripurna pemilihan pada Senin (6/4/2020) pukul 10.00 dapat disaksikan masyarakat umum.
Hingga Senin (6/4/2020) dini hari, petugas dari teknologi dan informasi tengah merampungkan sarana dan prasarana untuk menayangkan video streaming Paripurna yang disiarkan di ruang Koordinatoriat Wartawan Balai Kota DKI Jakarta.
“Insya Allah ada live streaming di pressroom Balai Kota, dan hanya di pressroom saja dengan tetap menjaga social dan physical distancing,” kata Andyka pada Senin (6/4/2020) dini hari.
Andyka mengatakan, para wartawan dapat membantu menyiarkan proses pemilihan Wagub DKI melalui tayangan di sebuah layar televisi yang disediakan.
Pihaknya enggan menyiarkan proses pemilihan dari layar digital besar yang ada di luar gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat dengan berbagai pertimbangan.
Salah satunya dia khawatir bila video itu ditayangkan, masyarakat justru malah bertumpuk di luar gedung DPRD DKI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/rapat-banggar-dprd-dki.jpg)