Senin, 27 April 2026

Virus Corona

WNI Boleh Pulang ke Indonesia Tapi Langsung Berstatus ODP, Wajib Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

WNI Baru Pulang dari Luar Negeri Langsung Berstatus ODP, WNI dari Malaysia dan ABK Paling Disoroti

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool
Presiden Joko Widodo melihat peralatan medis di ruang IGD saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Ia mempersilahkan WNI pulang atau mudik saat lebaran namun dengan status ODP. 

Presiden Joko Widodo memperbolehkan warga negara Indonesia ( WNI) yang saat ini berada di luar negeri untuk pulang ke Tanah Air.

Namun, mau tidak mau mereka harus dikategorikan ke dalam Orang Dalam Pemantauan ( ODP).

"Jika tidak ada gejala bisa dipulangkan ke daerah masing-masing tapi statusnya adalah ODP," ujar Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas tentang penanganan arus masuk WNI dan pembatasan perlintasan WNA, lewat video conference dari Istana Bogor, Selasa (31/3/2020).

37 WNI Dilaporkan Terjebak di India, Kacau Setelah Kebijakan Lockdown, PM Narendra Modi Minta Maaf

UPDATE: WNI Positif Corona di Singapura Jadi 25 Orang, Satu Sembuh, Satu Meninggal Dunia, 23 Dirawat

Mereka pun dituntut untuk melaksanakan isolasi mandiri secara disiplin selama 14 hari ke depan.

Demikian juga WNI di luar negeri yang memiliki gejala medis serupa Covid-19.

Hanya saja, mereka yang bergejala tidak diperbolehkan untuk isolasi mandiri, melainkan harus bersedia diisolasi di fasilitas kesehatan yang telah disiapkan pemerintah di Pulau Galang, Batam Provinsi Kepulauan Riau.

Kemajuan pembangunan karantina corona di Pulau Galang oleh WEGE.
Kemajuan pembangunan karantina corona di Pulau Galang oleh WEGE. (Dokumentasi WEGE.)

"Yang memiliki gejala, isolasi di Rumah Sakit yang disiapkan di Pulau Galang," kata Jokowi.

Amankah Donor Darah di Saat Wabah Virus Corona? Sandiaga Uno Yakinkan dengan Cara Ini

Kebijakan tersebut dikeluarkan Presiden Jokowi mengingat ada kemungkinan WNI di luar negeri akan pulang ke Tanah Air menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Terutama WNI dari Malaysia. "Bisa ratusan ribu sampai jutaan WNI yang akan pulang. Saya terima laporan setiap hari ada 3.000 pekerja migran dari Malaysia," kata Presiden Jokowi.

Selain itu, pemerintah juga mencermati kepulangan dari WNI yang bekerja sebagai kru atau anak buah kapal. Diperkirakan jumlahnya mencapai 10.000 orang.

"Perlu disiapkan tahapan untuk screening mereka," lanjut dia.

Bercerai dari Angel Lelga, Vicky Prasetyo Menerima Putusan Hakim dan Tidak Mengajukan Banding

Jokowi menegaskan bahwa pemerintah akan mengawasi secara ketat kedatangan warga negara Indonesia (WNI) dari luar negeri untuk mencegah penyebaran virus corona ( Covid-19).

Salah satu yang dicermati adalah kedatangan para pekerja migran dari Malaysia.

Ia pun memprediksi akan ada ratusan ribu hingga jutaan pekerja migran dari Malaysia yang akan kembali ke Tanah Air pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri mendatang.

"Ini betul-betul perlu kita cermati karena ini menyangkut bisa ratusan ribu, bisa jutaan WNI yang akan pulang," kata dia.

DOBRAK Pintu Kontrakan di Tambora, Polisi Temukan 11 Klip Sabu Siap Edar dan Amankan Pelaku

Ia mengatakan, prinsip utama dipegang pemerintah adalah bagaimana melindungi kesehatan para WNI yang kembali dan melindungi masyarakat yang ada di tanah air.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi menekankan, pertama protokol kesehatan harus terus ketat dilakukan baik di airport, di pelabuhan dan di pos lintas batas.

Bagi yang tidak ada gejala Covid-19 bisa pulang ke daerah masing-masing, namun statusnya adalah Orang Dalam Pengawasan ( ODP).

Hasil Tes Keluar, Semua Jajaran Bhayangkara FC Dinyatakan Negatif Covid-19

"Jadi setelah sampai di daerah betul-betul kita harus menjalankan protokol isolasi secara mandiri dengan penuh disipilin. Kemudian yang lain juga yang berkaitan program bantuan sosial yang perlu kita berikan," kata dia.

Sedangkan untuk WNI yang memiliki gejala medis serupa Covid-19 harus dilakukan proses isolasi di rumah sakit yang telah disiapkan pemerintah. Salah satunya di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau.

Diketahui, jumlah pasien positif virus corona di Indonesia per hari Senin (30/3/2020) kemarin, tercatat mencapai 1.414 orang.

Dampak Lockdown Covid-19, Warga Italia Kelaparan, Kehabisan Uang, Hingga Menjarah Supermarket

Dari jumlah itu, pasien yang meninggal dunia sebanyak 122 orang. Sementara, pasien yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 75 orang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Bolehkan WNI Pulang ke Indonesia, tapi Statusnya ODP", Penulis : Ihsanuddin

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved