Berita Video

VIDEO : Positif Covid-19 Jakarta Meningkat, Warga Mulai Batasi Akses Jalan di Wilayah Tanah Abang

Cegah penyebaran wabah virus corona sejumlah wilayah perkampungan di Tanah Abang mulai batasi akses keluar masuk warga

Beberapa Wilayah di Tanah Abang mulai melakukan karantina wilayah pemukiman dengan membatasi jalan keluar masuk warga dari pemukiman.

Salah satunya yang telah diterapkan seperti di wilayah Gang Awaludin hingga Gang Mess, Kebon Melati Jakarta Pusat.

Sejumlah akses dibatasi hanya ada dua akses keluar masuk.

VIDEO : Viral Warga Belanja di Swalayan Gunakan APD Medis, Ditegur dan Diusir Keamanan Swalayan

VIDEO : Jakarta Dilanda Wabah Virus Corona, Begini Kondisi Lalu Lintas Jalan Daan Mogot

Pantauan Wartakotalive.com di wilayah RW 17 Kebon Melati, Jakarta Pusat, memiliki beberapa gang yang bisa dapat di akses warga untuk keluar masuk pemukiman, namun sejak Sabtu (28/3/2020) malam, akses mulai dibatasi.

Saat ini hanya ada dua gang yang menjadi akses keluar masuk warga maupun tamu yang akan masuk ke pemukimanan itu, sedangkan akses lainnya di tutup sementara hingga waktu yang tidak dapat ditentukan.

Meski pembatasan akses dibatasi, namun dua akses yang dibuka tetap dilakukan penjagaan, bahkan beberapa warga maupun tamu dari luar tetap dilakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Salah satu warga Jalan Awaludin, Wawan (48) mengatakan jika penutupan ini berdasarkan perkembangan covid-19 saat ini yang terus mengalami peningkatan,  sehingga secara kesepatakan bersama melakukan langkah penutupan.

"Ya kita bisa tahu sendiri kalo sekarang kondisinya mulai mengalami peningkatan terus kan, jadi ini keputusan bersama masyarakat juga bahwa akses jalan dibatasi, sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19," kata Wawan ditemui di Tanah Abang, Senin (30/3/2020).

Menurut Wawan pembatasan akses ini juga merupakan mendukung gerakan warga untuk tetap tinggal di dalam rumah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Adapun akses yang dibatasi meliputi Jalan Awaludi 1 akses buka tutup, Jalan Awaludin II akses ditutup, Jalan Awalaudin IV akses tutup (urgen) buka, Jalan Mess BTN akses buka tutup, Jalan Mess dalam RT 13 akses tutup (urgen) buka, dan semua jalan MHT RW 17 akses ditutup.

"Penutupan ini juga nanti dijaga. Jadi ada ronda malamnya udah ada jadwal jaganya. Jadi kalo emang emergecy warga mau keluar pas malem masih bisa keluar," katanya.

Semantara itu Finyo (42) salah satu warga Kebon Pala yang memberlakukan hal serupa mengatakan melakukan buka tutup portal sebagai bentuk upaya mendorong masyarakat untuk tetap di rumah sebagaimana intruksi pemerintah saat ini.

VIDEO: Dagangan Sepi Karena Covid 19, Warga Tangerang Pilih Mudik ke Padang

VIDEO : Cegah Penyebaran Virus Corona, Warga Cibodas Baru Tangerang Lakukan Pembatasan Akses Jalan

"Ya ini kami lakukan untuk salah satu upaya pencegahan covid-19. Selain itu ini juga sebagai bentuk mengurangi warga untuk keluar rumah," katanya.

Menurutnya cairan disinfektan yang digunakan dibuat dari swada oleh masyarakat sekitar dengan mengunakan bahan-bahan sesuai standar yang tertera dibeberapa media-media online.

"Jadi ini semua kita buat secara mandiri sekaligus melibatkan para pemuda-pemuda setempat. Ini juga sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan yang ada," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Muhamad Rusdi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved