Kabar Artis
Sedang Bekerja di Inggris, Angie 'Virgin' Kisahkan Takut Terpapar Virus Corona
Angie mengungkapkan, Pemerintah Inggris baru memutuskan untuk me-lockdown negaranya, Rabu (25/3/2020
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Bintang film Angie 'Virgin' (36) berbagi cerita soal pengalamannya, yang masih bekerja ditengah wabah virus covid-19 atau corona di Inggris.
Angie 'Virgin' menyebut, Covid-19 atau virus corona mewabah di Inggris sejak awal Maret 2020.
"Awalnya hanya 100 orang positif. Lalu tiap minggu berkembang drastis, sekarang 8000-an orang sudah positif dan angka kematian 499 orang," kata Angie 'Virgin' kepada Warta Kota, ketika dihubungi melalui Direct Message (DM) Instagram, Jumat (27/3/2020) malam.
• Misteri Kakek Berjubah Putih dan Bacaan Al-Fatihah Warnai Kisah Natalie Sarah Berpindah Keyakinan
Angie mengungkapkan, Pemerintah Inggris baru memutuskan untuk me-lockdown negaranya, Rabu (25/3/2020).
Lockdown dilakukan selama tiga minggu, mengingat angka kematian sudah sangat tinggi.
Sebelum ada kebijakan lockdown, bintang film 'Virgin: Ketika Keperawanan Dipertanyakan (2004)' itu mengaku tetap bekerja di luar rumah, meskipun dengan rasa cemas dan takut.
• Raul Lemos Klarifikasi Liburannya ke Eropa, Minta Krisdayanti tidak Disalahkan
Angie mengaku dirinya bekerja di Kantor Pengacara ternama di Inggris sejak beberapa tahun lalu.
"Rasanya stress banget bekerja di tengah wabah virus yang sudah memakan banyak korban. Karena kalau keluar rumah bisa beresiko besar tertular di kendaraan umum dan kantor," ucapnya.
"Walau orang jaga jarak, beberapa yg batuk masih saja keluar rumah dan ini bikin aku ngga nyaman. Kalau dikereta ada yang batuk aku langsung pindah gerbong atau menjauh saja lebih dari 2 meter," tambah Angie.
• BREAKING NEWS: Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Positif Corona, Sebarkan Video Lewat Twitter
Untuk mencegah tidak terpapar Covid-19 atau virus corona, wanita bernama lengkap Anggia Yulia Angely itu mengaku harus rajin membersihkan tangan, baik di kantor atau ketika pulang ke rumah.
"Di Inggris gejala utamanya itu seperti batuk kering yang terus-terusan dan demam. Virus bisa ada di apapun yang kita sentuh di tempat umum. Jadi selalu cuci tangan 20 detik, ya pakai sarung tangan," jelasnya.
• Setelah Lockdown Jumlah Kematian Akibat Corona di Inggris Malah Catat Rekor Tertinggi, 87 Orang
Setelah Pemerintah Inggris memutuskan untuk lockdown, hati Angie 'Virgin' merasa sangat tenang dan bahagia.
Sebab, ia tak takut lagi terpapar virus covid-19 atau corona karena diminta untuk bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).
Satu hari sebelum Pemerintah Inggris memutuskan lockdown, Angie 'Virgin' menegaskan kondisi di jalan sangat sepi.
• Pemain Liga Inggris Ramai-ramai Galang Dana Lawan Virus Corona
Meski demikian, masih ada orang yang bergejala terpapar Covid-19 atau virus corona berada di jalanan.
"Sebelum lockdown sudah dianjurkan WFH. Cuman karena belum lockdown, jadi ya masih disuruh ke kantor. Nah, sejak Rabu kemarin aku sudah WFH," ujar Angie 'Virgin'.