Virus Corona
Teh Celli dan Wakil Wali Kota Bandung Positif Virus Corona,Hipmi Jabar Minta Anggotanya Isolasi Diri
Teh Celli dan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Positif Virus Corona, Hipmi Jabar Minta Anggotanya Isolasi Diri
Pasca pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) HIPMI Jawa Barat di Hotel Swiss Bel Inn Karawang, Jawa Barat pada tanggal 9 hingga 10 Maret 2020 lalu, beberapa tamu undangan acara tersebut, dinyatakan positif corona.
Misalnya seperti Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana atau Teh Celli.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga yang hadir dalam acara tersebut pun meminta HIPMI Jabar menyatakan para peserta sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Ridwan Kamil meminta para peserta untuk melakukan rapid test dan mengisolasi diri secara mandiri.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum HIPMI Jawa Barat Surya Batara Kartika yang baru terpilih dalam Musda HIPMI Jabar di Karawang meminta para pengurus HIPMI yang hadir untuk tetap tenang.
Dirinya dan melakukan prosedur mengisolasi diri di rumahnya masing-masing, sambil menjaga kesehatan.
“Penting untuk tetap tenang dan tidak panik, hindari kontak atau berhubungan dengan orang-orang pada usia 45 tahun ke atas demi menghindari potensi penularan kepada pihak-pihak yang lebih rentan paparan Covid-19,” katanya dikutip dari Kompas.com pada Rabu (25/3/2020).
Surya pun menghimbau kepada seluruh pengurus HIPMI se-Jawa Barat untuk saling bahu membahu, solid dan saling menguatkan.
Dirinya pun mengingatkan kepada seluruh pengurus HIPMI untuk terus memberikan kabar dan himbauan positif agar tidak menimbulkan kepanikan yang membesar dan meluas.
Rapid Test
Soal pernyataan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menurut Surya saat ini pihaknya sedang berusaha secara aktif berkomunikasi dengan pemerintah provinsi soal teknis pelaksanaan rapid test.
Surya mengaku telah diminta untuk mendata biodata lengkap serta kondisi kesehatan terkini dari para peserta Musda, tamu undangan hingga panitia yang hadir dalam Musda.
“Karenanya, kami mohon kesediaan rekan-rekan pengurus untuk segera mengisi kuisioner yang telah kami keluarkan sejak tanggal 23 Maret 2020,” katanya.
Surya menuturkan, sampai saat ini pihaknya masih belum menerima kepastian soal kapan dan dimana pelaksanaan rapid test dan prosedurnya seperti yang direncanakan Pemprov Jabar.
Karenanya, selama belum ada kejelasan, dirinya meminta semua pengurus HIPMI di Jawa Barat melakukan isolasi mandiri di rumah dan menghindari keluar rumah.
Jika sudah ada kepastian soal pelaksanaan rapid test, pastinya akan diumumkan secara resmi.
“Hindari keluar rumah, karena bila terjadi penumpukan di area rumah sakit di daerah masing-masing, resiko terpapar akan lebih tinggi,” katanya.
Klarifikasi Musda Hipmi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/musda-hipmi-jabar.jpg)