Breaking News:

Benda Diduga Bom

Setelah Ledakan di Medan, Teror Bom Landa Jakarta? Gegana Amankan Benda Diduga Bom di Tanjung Duren

Setelah Ledakan di Medan, Teror Bom Landa Jakarta? Gegana Amankan Benda Diduga Bom di Tanjung Duren

Warta Kota
Ilustrasi Bom. Benda diduga bom hari ini diamankan tim gegana Polri di Tanjung Duren. 

Setelah Medan, teror bom landa Jakarta? Hanya saja jika di Medan sudah terjadi ledakan dari bahan yang diduga bom, di Jakarta benda yang diduga bom berhasil diamankan.

Adalah Tim Gegana yang memenuhi Jalan Tanjung Duren Raya, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat Kamis (26/3/2020).

Tim Gegana mengevakuasi kotak diduga bom di Jalan Tanjung Duren Raya, Kamis (26/3/2020).
Tim Gegana mengevakuasi kotak diduga bom di Jalan Tanjung Duren Raya, Kamis (26/3/2020). (WARTA KOTA/DESY SELVIANY)

Mereka mengerubungi suatu barang yang diduga bom.

BREAKING NEWS: Tim Gegana Amankan Benda Diduga Bom di Jalan Tanjung Duren Raya

Sempat Hilang, Jenazah Nelayan Korban Ledakan Bom Ikan Ditemukan di Dasar Laut

Satu mobil tim gegana terlihat terparkir di depan Ruko Optik Melawai Tanjung Duren.

Memakai pakaian lengkap anti bom mereka membongkar suatu barang yang diduga bom.

"Katanya sih diduga bom. Tapi saya juga enggak tahu pasti, " jelas warga Ari (58).

Pantauan Wartakotalive.com Jalan Tanjung Raya sempat ditutup sementara pukul 11.45 WIB.

Kata WHO Masa Lockdown Bakal Diperpanjang, Lalu Kapan Wabah Virus Corona Berakhir?

Jalan sempat dialihkan ke Jalan Tanjung Duren Barat II.

Sebuah kotak diamankan oleh polisi dari sebuah halaman ruko yang tutup.

Ruko itu persis disamping Ruko Optik Melawai Tanjung Duren.

Kotak tersebut dimasukan ke dalam mobil gegana yang terparkir.

Cegah Penyebaran Virus Corona, Shop&Drive; Tutup Sebagian Outlet, Pelayanan 24 Jam Tetap Beroperasi

Beberapa petugas polisi terlihat mensterilkan Jalan Tanjung Duren Raya agar tidak dilintasi pengendara.

"Masih baru diduga bom. Kami masih cek. Terima laporan tadi pukul 11.30 WIB," ujar Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Mubarak.

Jalan Tanjung Duren Raya mulai dibuka kembali pukul 12.14 WIB. Lalu lintas pun terpantau kembali lancar. (m24)

Ledakan di Medan

Sehari sebelumnya, sebuah ledakan terjadi di komplek pertokoan Ramayana di Jalan Sisingamangaraja, Medan, pada Rabu (25/3/2020) sekitar pukul 11.30 WIB.

HARI Ini Pemkot Bekasi Door to Door Gelar Rapid Test COVID-19 untuk ODP dan PDP

Polisi tidak menemukan adanya residu bahan peledak.

Dari rekaman suara wawancara yang diperoleh, Kapolrestabes Medan Kombes Pol JE Isir di lokasi kejadian mengatakannya kepada wartawan.

Dijelaskannya, pascaledakan upaya yang dilakukan kepolisian seperti biasa sesuai protap yang ada kita melakukan pengamanan di TKP.

Pihaknya meminta tim Jibom Satbrimob Polda Sumut untuk melakukan pengecekan dan sterilisasi. Pasca pengecekan tim Jibom, lanjutnya, dinyatakan steril.

Akibat Virus Corona, 2 Pemain Persija Jakarta Batal Ikuti TC Timnas Indonesia U-19

"Tidak ada residu-residu bahan peledak. Ada tercium gas," katanya, Rabu (25/3/2020) sore.

Kemudian, dilakukan serah terima TKP dan dilakukan langkah-langkah yang melibatkan tim labfor dan tim identifikasi dari Polda Sumut yang saat ini masih melakukan penelusuran dan penyelidikan lebih lanjut.

Dikatakannya, ledakan bertitik tumpu berdekatan di stand Richeese dan Fountain.

Akibat ledakan, ada 2 korban FP dan Y, mengalami luka ringan.

Akibat Virus Corona, 2 Pemain Persija Jakarta Batal Ikuti TC Timnas Indonesia U-19

Pihaknya juga masih mendalami apakah ledakan ini diakibatkan oleh gas (gas tabung atau permanen).

Sekaligus meminta ke pihak pengelola, lay out secara terpusat gas di dalam gedung dan juga Richeese maupun Fountain.

Dari hasil pengecekan di TKP, menurutnya, terlihat sekilas ada dugaan tersebut dan akan didalami. Baca juga: Wabah Corona, Kebun Binatang Medan Sepi hingga Resmi Ditutup Sebulan

"Memang ada tabung gas yang sifatnya stand alone. Berarti ada tabung tas, ada jar

Beberapa Musisi Kondang Gaungkan #KaraokeHandWashChallange, Cuci Tangan Sambil Bernyanyi

ingan pipa yang masuk ke sentra dapurnya ini yang lagi kita minta lay out-nya," katanya.

Dikatakannya, untuk sementara TKP akan ditutup untuk kepentingan penyidikan dan jika penyidikan sudah selesai, maka pihaknya akan mengumumkan (declare) penyidikan selesai.

"Soal waktu berapa lama ditutup, tak bisa saya pastikan. Tergantung penyidikan. Sejauh ini dari deteksi tim Jibom tak ada tanda-tanda residu bahan peledak," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terjadi Ledakan di Ramayana Medan, Polisi Tak Temukan Residu Bahan Peledak",  Penulis : Kontributor Medan, Dewantoro

Penulis: Desy Selviany
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved