Virus Corona
Sidak Alkes di Pasar Pramuka, Polisi Masih Temukan Masker Dijual dengan Harga Tinggi
Dari hasil sidak di Pasar Pramuka tersebut, polisi masih menemukan pedagang yang menjual masker dengan harga tinggi.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Fred Mahatma TIS
Pedagang itu berdalih jika harga tersebut memang mahal dari distributor, dan mengaku tak menaikkan harga masker.
POLRES METRO Jakarta Timur kembali melakukan sidak harga alat kesehatan (alkes) seperti masker di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (24/3/2020).
Dari hasil sidak tersebut masih ditemukan pedagang yang menjual masker dengan harga tinggi.
Pantauan Wartakotalive.com beberapa anggota kepolisian dari Polres Metro Jakarta Timur langsung menyisir beberapa pedagang yang menjual masker, namun saat melakukan penyisiran ditemukan pedagang yang menjual masker dengan harga Rp 400.000.
Sedangkan pedagang itu berdalih jika harga tersebut memang mahal dari distributor, dan mengaku tak menaikkan harga masker. Selanjutkan pedagang itu pun dimintai keterangan terkait masker tersebut.
• Cegah Virus Corona, 111 Industri Pariwisata di Jakarta Utara Ditutup, dari Klab Malam hingga Bioskop
• Jokowi Janji Tangguhkan Cicilan Kendaraan Pengojek, Sopir Taksi, Hingga Nelayan Akibat Wabah Corona
• Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Polisi Tutup Pelayanan SIM di Seluruh Indonesia
Jaga jarak
Tak hanya memantau harga masker, pihak kepolisian pun juga mengimbau kepada para pengujung untuk menjaga jarak setiap akan melakukan pembelian, melalui pengeras suara.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Arie Ardian mengatakan, sidak kali ini sekaligus untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat supaya tidak menerapkan sosial distancing.
Menurut dia, Pasar Pramuka menjadi rentan akan penyebaran wabah ini sebab, banyaknya masyarakat yang berkerumum untuk membeli alat-alat kesehatan yang dijual di Pasar Pramuka.
"Kami dari Polres Metro Jakarta Timur bersama pak Dandim kita berkoordinasi dengan Pasar Jaya di mana kita terus mensosialisasikan kepada masyarakat untuk jaga jarak sehingga tidak berkumpul dan dapat berbelanja dengan aman," kata Kombes Pol Arie Ardian di Pasar Pramuka, Selasa (24/3/2020).
Harga masker tinggi
Selain melakukan sosialisasi kepada masyarakat, Arie menyebut jika sidak ini juga berkat laporan masyarakat yang mengeluhkan akan harga masker yang dijual cukup tinggi.
Dari sidak itu ditemukan beberapa harga masker dijual dengan harga tinggi.
Padahal menurut Arie Ardian, harga masker sendiri sudah disepakati oleh para pedagang untuk tidak menjual lebih dari Rp 200.000, nyatanya harga masker mahal masih ditemukan.
"Tadi kami juga temukan harga masker yang cukup tinggi di Pasar Pramuka. Sebetulnya ada harga yang sudah disepakati khususnya masker itu tidak lebih dari Rp 200.000," katanya.
Jangan money oriented
Sedangkan Dandim 0505/JT Kolonel Inf Muhammad Mahfud mengimbau kepada para pedagang untuk tidak menaikan harga di saat situasi seperti ini.
"Diharapkan pedagang jangan money orientied tapi juga harus membantu masyarkaat, kalo sudah ditetapkan 200 (ribu rupiah) jangan menaikan sampai 400 (ribu rupiah). Kita harapkan pedagang tetap punya toleransi tinggi," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/polres-jakarta-timur-sidak-alat-kesehatan-pasar-pramuka.jpg)