Breaking News:

Virus Corona

Cegah Virus Corona, 111 Industri Pariwisata di Jakarta Utara Ditutup, dari Klab Malam hingga Bioskop

SEBANYAK 111 industri pariwisata di Jakarta Utara ditutup sementara sebagai upaya langkah antisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19.

Istimewa
Penempelan stiker penutupan sementara sebuah industri pariwisata di Jakarta Utara oleh Petugas Satpol PP, Selasa (24/3/2020). ngan penempelan stiker oleh petugas Satpol PP pada dinding luar industri pariwisata tersebut. Kegiatan usaha industri pariwisata yang wajib tutup sementara antara lain klab malam, diskotek, pub atau musik hidup, karaoke keluarga, karaoke eksekutif, bar atau rumah minum, griya pijat, sante par aqua (spa), dan bioskop. 

Kegiatan usaha industri pariwisata yang wajib tutup sementara antara lain klab malam, diskotek, pub atau musik hidup, karaoke keluarga, karaoke eksekutif, bar atau rumah minum, griya pijat, sante par aqua (spa), dan bioskop.

SEBANYAK 111 industri pariwisata di Jakarta Utara ditutup sementara untuk mengurangi kerumunan masyarakat sebagai upaya langkah antisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19.

Hal itu mengacu Surat Edaran Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Nomor 160/SE/2020 Tentang Penutupan Sementara Kegiatan Operasional Industri Pariwisata Dalam Upaya Kewaspadaan Terhadap Penularan Infeksi Corona Virus Disease (COVID-19).

Kepala Satpol PP Jakarta Utara Yusuf Majid mengatakan penutupan sementara dilakukan pada Senin (23/3) lalu didampingi jajaran Suku Dinas Parekraf Jakarta Utara, hingga personel TNI-Polri.

Dampak Wabah Virus Corona, Puluhan Ribu PNS DKI Jakarta Bekerja dari Rumah

Jokowi Janji Tangguhkan Cicilan Kendaraan Pengojek, Sopir Taksi, Hingga Nelayan Akibat Wabah Corona

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Polisi Tutup Pelayanan SIM di Seluruh Indonesia

“Ada 111 industri pariwisata di Jakarta Utara ditutup sementara termasuk warnet (warung internet),” kata Yusuf, Selasa (23/3/2020).

Yusuf menambahkan penutupan sementara yang masih berlanjut hingga hari ini ditandai dengan penempelan stiker oleh petugas Satpol PP pada dinding luar industri pariwisata tersebut.

Tidak hanya itu saja, penutupan sementara juga dilakukan pada industri pariwisata yang berada di dalam gedung pusat perbelanjaan seperti bioskop hingga karaoke keluarga.

“Penutupan sementara tersebut berlaku mulai dari Senin (23/3) hingga Minggu (5/4) nanti. Jika membandel, petugas tidak akan segan memberi tindakan tegas di kemudian hari,” ujarnya.

Peringatan keras

Kasudin Parekraf Jakarta Utara Wiwik Satriani menambahkan industri pariwisata yang tidak mematuhi aturan dan mengoperasikan usahanya, akan mendapat peringatan keras.

Langkah tegas itu diambil karena sebelum dilakukan penutupan sementara, manajemen maupun pengelola industri pariwisata itu pun dipastikan telah mendapatkan sosialisasi.

"Kami sudah sosialisasikan penutupan sementara ini, baik melalui aplikasi WhatsApp Group maupun pribadi kepada pengelola. Termasuk lampiran Surat Edaran dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta tersebut," tutupnya.

Adapun kegiatan usaha industri pariwisata yang wajib tutup sementara yaitu klab malam, diskotek, pub atau musik hidup, karaoke keluarga, karaoke eksekutif, bar atau rumah minum, griya pijat, sante par aqua (spa), maupun bioskop.

Selain itu ada bola gelinding, bola sodok, mandi uap, seluncur, arena permainan ketangkasan manual, mekanik, dan atau elektronik untuk dewasa, serta pusat olahraga dan kesegaran jasmani. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved