Investasi
Luar Biasa, Harga Emas Antam Selasa 24 Maret Tembus Rp 991.000 per Gram
Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terbang tinggi pada Selasa (24/3/2020).
REKOR tertinggi harga emas saat ini menembus angka Rp 991.000 per gram.
Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terbang tinggi pada Selasa (24/3/2020).
Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 919.000 pada pukul 09.07 WIB.
Pergerakan harga emas Antam ini melesat Rp 28.000 per gram dari harga Senin (23/3) sore pada Rp 891.000.
• Rupiah Kini Terlemah di Asia, Hampir Tembus Rp 17.000 Terhadap Dolar AS, Fundamental Ekonomi Kuat?
• Gawat, Harga Emas Antam Terus Anjlok, Pemerintah Diminta Tegas Tetapkan Status Terkait Corona
Sementara, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga melonjak Rp 26.000 jadi Rp 836.000 dari posisi tadi pagi.
Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per hari ini dan belum termasuk pajak:
Harga emas 0,5 gram: Rp 484.000
Harga emas 1 gram: Rp 919.000
Harga emas 5 gram: Rp 4.415.000
Harga emas 10 gram: Rp 8.765.000
Harga emas 25 gram: Rp 21.805.000
Harga emas 50 gram: Rp 43.535.000
Harga emas 100 gram: Rp 87.000.000
Harga emas 250 gram: Rp 217.250.000
Harga emas 500 gram: Rp 434.300.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 868.600.000
Keterangan:
Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram).
Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya.
Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar.
Harga yang ada di sini adalah harga per gram emas batang 1 kilogram yang biasa dijadikan patokan pelaku bisnis emas.
Penyebab harga emas naik terus
Jauh sebelum manusia mengenal investasi portofolio berupa surat berharga, emas sudah lama digunakan sebagai sarana investasi dan menimbun kekayaan.
Nilai emas ini cenderung terus meningkat. Kadangkala emas mengalami penurunan, meski itu jarang terjadi dibandingkan kenaikannya.
Bahkan dalam jangka panjang, menyimpan emas bisa memberikan imbal yang menguntungkan.
Saat ini, investasi logam mulia ini banyaki dilakukan dengan membeli emas dalam bentuk batangan ketimbang perhiasan, seperti emas keluaran PT Antam Tbk.
Apalagi saat ekonomi dunia diwarnai dengan ketidakstabilan dan tensi politik global, membuat investasi di pasar modal maupun pasar uang ikut tergerus.
• Mendikbud: Wabah Virus Corona Ujian Nasional Dibatalkan, Begini Cara Penentuan Kelulusan
Di sisi lain, menyimpan emas nilainya cenderung terus meningkat, meski dalam beberapa waktu tertentu juga mengalami penurunan harga.
Kondisi ini yang membuat emas disebut sebagai safe haven.
Lalu sebenarnya apa itu safe haven? Dikutip Kompas.com dari Investopedia, Jumat (21/2/2020), safe haven adalah investasi aset yang nilainya bisa bertahan bahkan terus meningkat di tengah gejolak pasar.
Banyak investor di dunia berpikir untuk menaruh investasinya di pasar, namun menyimpan sebagian asetnya dalam bentuk logam mulia untuk menghindari kerugian terlalu besar jika terjadi penurunan pasar.
Artinya, meski untungnya terbilang kecil, emas dijadikan cadangan agar aset tak benar-benar tergerus gejolak keuangan dunia.
Kenaikan nilai emas sendiri di mata investor bukan lebih karena dianggap sebagai keuntungan, namun untuk menjaga aset mereka dari gerusan inflasi dalam jangka waktu yang lama.
Emas diibaratkan sebagai asuransi bagi beberapa investor.
Ketika situasi dinilai semakin memburuk, banyak investor akan menumpuk lebih banyak emas yang membuatnya harganya melonjak saat krisis.
Ini karena nilai emas tidak dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga dan kebijakan moneter dan fiskal lain dari bank sentral dan pemerintah.
Ini berbanding terbalik dengan portofolio berupa saham dan obligasi.
Bisa dikatakan, harga emas malah akan naik ketika merespon ketidakstabilan pasar.
Safe heaven banyak dicari investor untuk menghindarkan mereka dari kerugian ketika terjadi krisis keuangan. Itu sebabnya, harga emas justru melonjak tinggi saat ekonomi dunia diliputi ketidakpastian.
Meski harganya terus mengalami kenaikan, tak berarti investasi emas tanpa risiko.
Menyimpan emas dalam jumlah besar membutuhkan biaya tinggi seperti menitipkannya di brankas bank.
Menyimpan emas batangan masih memungkinkan di rumah jika jumlahnya relatif sedikit.
Saat ini banyak cara untuk investasi emas, salah satunya emas investasi yang dijual di marketplace seperti Tokopedia dan lainnya.
Artikel ini telah tayang di Kontan dengan judul Wow, harga emas Antam tembus Rp 919.000 per gram hari ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151030harga-emas-antam-bertahan-di-rp-558-ribu-per-gram_20151030_085741.jpg)