Breaking News:

Virus Corona

Mulai Senin 23 Maret 2020, Transjakarta, MRT, dan LRT Hanya Beroperasi Sampai Pukul 20.00

PEMPROV DKI Jakarta kembali membatasi operasional angkutan umum, setelah sempat mencabutnya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
ILUSTRASI Bus Transjakarta 

Meski dibatasi, William memastikan jarak antar kedatangan (headway) kereta tetap dipertahankan, yakni setiap lima menit, terutama pada jam sibuk seperti pukul 07.00-09.00 dan 17.00-19.00.

Sedangkan di luar jam sibuk, headway diatur setiap 10 menit sambil melihat perkembangan penumpang selanjutnya.

Menkumham Tak Bisa Bayangkan Penghuni Lapas yang Kelebihan Kapasitas Terinfeksi Virus Corona

“Jumlah penumpang kereta dengan social distancing itu dibatasi 60 orang per kereta."

"Atau dengan enam kereta per rangkaian, maka hanya 360 penumpang per rangkaian kereta.”

“Ini untuk memastikan social distancing kita berlakukan ketat,” tuturnya.

BREAKING NEWS: PASIEN Virus Corona di Indonesia Tambah Jadi 369 Orang, 32 Meninggal, 17 Sembuh

Dalam kesempatan itu, William mengimbau masyarakat yang menggunakan MRT untuk memperhatikan jarak minimum antar-penumpang saat berdiri atau duduk, minimum adalah satu meter.

Pihaknya juga telah menyiapan berbagai tanda, baik di kereta maupun pada jalan-jalan masuk, untuk memastikan jarak aman antar-penumpang ini dilaksanakan.

“Antrean, kami sudah evaluasi bahwa antrean ini akan dikelola dengan baik."

Tunda Pemilihan Wagub Jakarta Akibat Virus Corona, Ketua DPRD DKI: Ini Kejadian Luar Biasa

"Tidak akan terjadi antrean pada saat di stasiun ataupun akan memasuki kereta,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Yoga Adiwinarto.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved