Minggu, 26 April 2026

Berita Video

VIDEO: Penumpang MRT di Stasiun Bundaran HI Terlihat Sepi

Pengguna transportasi massal kereta cepat MRT di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada pukul 18.00, tampak sepi dari hari biasanya.

Penulis: Angga Bhagya Nugraha | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota
Suasana Stasiun MRT Sepi 

Pengguna transportasi massal kereta cepat MRT di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada pukul 18.00, tampak sepi dari hari biasanya.

Hal itu menyusul dihapuskannya sistem ganjil genap yang diterapkan Pemprov DKI mulai hari ini.

Tampak warga yang mengunakan kereta MRT hanya beberapa saja. (ABN)

PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta selaku operator MRT Jakarta mengungkapkan alasan pembatasan layanan dikarenakan arahan pemerintah.

Sehingga, pihaknya menetapkan kebijakan headway 20 menit untuk setiap kedatangan kereta pada Senin (16/3/2020).

Hal tersebut diungkapkan oleh Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin.

Dijelaskannya, pembatasan operasional MRT Jakarta pada Senin (16/3/2020) sejalan dengan koordinasi dengan pemerintah sebelumnya untuk membatasi pergerakan di perkotaan.

Apalagi lanjutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengimbau warga untuk bekerja di rumah, belajar di rumah, dan beribadah di rumah.

"Oleh karenanya, MRT Jakarta sebagaimana arahan pemerintah untuk angkutan umum di Jakarta pada hari ini sebetulnya difokuskan hanya khusus untuk pekerja yang masih perlu menangani penanganan Covid-19, seperti pekerja medis, dan pelayanan publik yang memang tidak bisa dikerjakan dari rumah," ucap Kamal dikutip dari Kompas.com pada Senin (16/3/2020).

Layanan angkutan umum pada hari ini, kata dia, bukan ditujukan untuk mobilitas pekerja normal ke kantor, yang sudah diimbau untuk bekerja dari rumah.

PT MRT Jakarta pun tengah melakukan evaluasi atas kejadian penumpukan di sejumlah stasiun.

"Kami tengah melakukan evaluasi antrean calon penumpang memasuki 4 stasiun MRT kami pagi hari ini yaitu Stasiun Lebak Bulus, Stasiun Fatmawati, Stasiun Cipete Raya dan Stasiun Dukuh Atas BNI. Sementara ini antrean di 9 stasiun MRT lainnya masih normal," jelasnya.

Sedangkan social distancing di dalam stasiun dan di dalam kereta juga sudah berjalan.

"Hasil evaluasi tersebut akan ditinjau bersama pemerintah dalam waktu dekat," tambah Kamal.

Diketahui sejumlah halte transjakarta hingga MRT Jakarta mengalami penumpukan penumpang.

Hal ini lantaran headway transjakarta dan MRT 20 menit untuk satu armada.

Selain itu, ketiga moda transportasi yakni MRT, LRT, dan transjakarta hanya akan melayani warga dari pukul 06.00 -18.00 WIB.

Untuk MRT, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga mengurangi jumlah kereta yang biasa melayani penumpang.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved