Rabu, 20 Mei 2026

Kabar Duka

Rama Aiphama Selalu Pakai Gamis Merupakan Cirinya Dalam Setiap Penampilan

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Rama Aiphama meninggal dunia pada Rabu (11/3/2020).

Tayang:
Istimewa
Rama Aiphama meninggal dunia dalam usia 63 tahun 

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Rama Aiphama meninggal dunia pada Rabu (11/3/2020).

Penyanyi dengan nama asli Sayyid Muhammad bin Syagab Al-Idrus meninggal dunia di usia 63 tahun.

Rama Aiphama dikenal lewat lagu "Dinda Bestari" yang populer di tahun 90an.

Dia dikenal sebagai penyanyi dan pencipta lagu berdarah Arab-Gorontalo yang mengusung musik beraliran Melayu, dangdut, dan keroncong.

Lewat lagu "Kyai Deng Pendeta Baku Sayang", Rama Aiphama pernah masuk nominasi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik Anugerah Musik Indonesia pada 2014.

BREAKING NEWS: Penyanyi Rama Aiphama Meninggal Dunia

Penampilan khas Rama saat itu dengan pakaian gamis berwarna warni mencolok dan lebar, serta topi bercorak lengkap dengan kacamata hitam yang membuat sosoknya mudah diingat.

Selama kariernya sejak 1981 hingga 2003, Rama telah menghasilkan beberapa album musik.

Pada 2014 lalu, Rama juga sempat menyuarakan dukungannya agar pemilihan presiden saat itu bisa berjalan damai.

Rama diketahui memiliki tiga orang anak dari pernikahannya dengan Euis Kartika Sari yang telah bercerai darinya tahun 2009.

Rama Aiphama pernah masuk nominasi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik Anugerah Musik Indonesia pada 2014.

Namanya masuk nominasi lewat lagu 'Kyai Deng Pendeta Baku Sayang'.

Bila melihat biodatanya dari Wikipedia, Rama Aiphama lahir di Gorontalo pada 17 September 1959.

Ia sempat menikah dengan Euis Kartika Sari pada 1993.

Dari pernikahan itu, ia dikaruniai tiga anak yakni Salsabila, Kemal, dan Syekhan.

Rama dan Euis memilih bercerai pada 2009.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved