Berita Video
VIDEO: Modus Ajak Berbisnis, Komplotan Ini Kuras ATM Pengusaha Rp 1,1 Miliar
"Awalnya korban tak mau tapi karena dirayu dan ditawari keuntungan, korban akhirnya percaya," kata Yusri.
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Ahmad Sabran
Subdit Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membekuk 4 pelaku penipuan dan pembobol rekening ATM milik seorang pengusaha peralatan bengkel hingga Rp 1,1 Miliar.
Sementara dua pelaku lainnya, termasuk otak kawanan ini masih buron dan diburu polisi.
Empat pelaku yang dibekuk adalah AR (26), DN (56), MR (33) dan H (19). Sedangkan dua pelaku yang buron adalah M dan IL.
Modus kawanan ini mengajak korban berbisnis HP dan salah satu pelaku berpura-pura sebagai warga negara asing (WNA) asal Brunei.
Karena sebagai WNA asal Brunei, pelaku mengaku tidak memiliki rekening ATM Indonesia yang bisa dipakai transfer uang sehingga meminjam ATM korban.
Dengan segala tipu daya mereka berhasil menipu korban dan menukar ATM korban untuk dibobol hingga Rp 1,1 Miliar.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan MR dan H dibekuk di Apartemen Green Hills, Jalan Pegangsaan II, Kelapa Gading Jakarta Utara, 5 Februari 2020.
Sedangkan DN dibekuk di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan pada 6 Februari dan AR dibekuk dibekuk di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, juga 6 Februari.
"Dari MR dan H di apartemen disita 93 buah kartu ATM berbagai jenis Bank dan 1 buah buku rekening BNI dari kedua tersangka," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/3/2020).
Sementara dari DN disita 18 buah kartu ATM berbagai jenis Bank.
"Lalu dari tersangka AR kami sita 3 buah kartu ATM dan uang tunai sebesar Rp. 52 Juta hasil kejahatan," kata Yusri.
Dari barang bukti yang disita kata Yusri diduga kawanan ini sudah cukup sering beraksi. Untuk sementara kata Yusri mereka mengaku sudah puluhan kali memperdayai korban.
"Kami masih dalami lagi berapa kali tepatnya mereka sudah beraksi. Yang jelas mereka sudah puluhan kali. Apalagi tersangka DN adalah residivis kasus serupa. Ini yang kedua kalinya ia dibekuk dalam kasus yang sama, membobol ATM korbannya," kata Yusri.
Terungkapnya kasus ini kata Yusri berawal dari laporan korban akhir Januari 2020 lalu.
Dalam laporannya, korban diperdayai para pelaku pada 26 Januari lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/komplotan-ini-kuras-atm-pengusaha-rp-11-miliar100301.jpg)