Virus Corona
UPDATE Kondisi 5 Pasien Positif Virus Corona di RSUP Persahabatan Membaik
Pada Selasa (10/3/2020), kondisi terkini 5 pasien positif virus corona di RSUP Persahabatan Jakarta telah membaik.
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: PanjiBaskhara
Pada Selasa (10/3/2020), kondisi terkini 5 pasien positif virus corona di RSUP Persahabatan Jakarta telah membaik.
Pernyataan 5 pasien positif virus corona membaik, dinyatakan langsung Dirut RSUP Persahabatan dr Rita Rogayah.
Menurut dr Rita Rogayah, pasien positif virus corona di RSUP Persahabatan dirawat sesuai standar World Health Organization (WHO).
"Semua yang dirawat positif ini tidak menggunakan alat bantu napas dari awal masuk rumah sakit"
• UPDATE 14 PDP RSUP Persahabatan Dinyatakan Negatif Virus Corona dan Telah Dipulangkan
• UPDATE Tiga Pasien Baru Positif Corona di RSUP Persahabatan Punya Riwayat Berpergian ke Luar Negeri
• Jumlah Pasien Positif Corona yang Dirawat di RSUP Persahabatan Jakarta Bertambah
"Mereka umumnya kondisinya sudah agak baikan," ujar Rita di lokasi, pada Selasa (10/3/2020).
Hanya terdapat satu orang yang diidentifikasi sebagai pasien kasus nomor 05, yang kini membutuhkan penanganan khusus.
"Yang batuk dan kemudian demam hanya ada satu yang satu keluhannya sesak napas"
"Rapi yang empat itu keadaan umumnya relatif baik. Yang sesak hanya satu orang," ungkapnya.
Mereka yang dinyatakan positif jalani perawatan di ruangan yang terpisah dengan pasien dalam pengawasan (PDP), meski di dalam satu tempat yang sama, yakni gedung isolasi Pinere.
"Biasanya kita sudah menyatukan ruangan itu. Kalau dia sudah positif kita tidak gabung dengan pasien yang belum ada hasil"
"maka yang positif mereka akan berada sama sama dengan yang positif. Satu kamar ada dua tempat tidur"
"Dua pasien positif kami gabung di kamar yang sama. Satu lagi yang positif kami pisahkan," tutur Rita.
Masing-masing dari mereka dilakukan penanganan sesuai dengan gejala yang ditimbulkan.
Perawatan dilakukan dilakukan guna menurunkan gejala yang dialami oleh para penderita.
"Pasien yang positif kita lakukan penata laksanaan sesuai dengan kondisi pasiennya"
"Kalau pasiennya ada infeksi saluran nafas bagian bawah maka kami akan lakukan tata laksana sesuai dengan kondisi pasien," katanya.
Berikut data pasien positif corona yang dirawat di RSUP Persahabatan.
1. Kasus 05, laki-laki, 56 tahun, klaster Jakarta, dinyatakan positif pada Minggu (8/3/2020).
2. Kasus 06, ABK Diamond Princess, laki-laki 36 tahun, imported case, dinyatakan positif pada Minggu (8/3/2020).
3. Kasus 14, laki-laki, 50 tahun, imported case, dinyatakan positif pada Senin (9/3/2020).
4. Kasus 18, laki-laki, 55 tahun, imported case, dinyatakan positif pada Senin (9/3/2020).
5. Kasus 19, laki-laki, 40 tahun, imported case, dinyatakan positif pada Senin (9/3/2020).
Namun, dikutip dari Kompas.com, pada Selasa siang, Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, menyampaikan, pasien kasus 06 dan 14 dinyatakan negatif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium pertama.
Tim medis masih harus melakukan pemeriksaan spesimen kedua.
Apabila hasilnya negatif, mereka berdua dinyatakan sembuh dari penyakit COVID-19.
Dipulangkan
RSUP Persahabatan sejauh ini telah menangani sebanyak 27 pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus corona atau COVID-19.
Dari 27 PDP, sebanyak 14 orang dinyatakan negatif dan telah dipulangkan ke rumahnya masing-masing setelah menjalani perawatan di ruang isolasi Pinere.
"Dari total 27 PDP, sisa 13 orang, jadi 14 orang dipulangkan dengan kondisi baik dan hasilnya negatif," ucap Direktur Utama RSUP Persahabatan dr Rita Rogayah di lokasi, Selasa (20/3/2020).
Sebanyak 13 orang yang dirawat 5 orang di antaranya dinyatakan positif tertular virus corona.
Sehingga, kini tersisa 8 PDP yang masih menjalani perawatan di ruang isolasi Pinere.
Ruang isolasi Pinere berkapasitas 24 tempat tidur.
Saat ini, ruangan itu masih tersisa sebanyak 11 tempat tidur.
Tingkatkan Imun
Juru Bicara Tim Dokter Pasien COVID-19 RSUP Persahabatan, Erlina Burhan mengimbau kepada 39 orang dalam pemantauan (ODP) yang ditangani pihaknya untuk meningkatkan imunitas tubuh.
Hal itu dilakukan agar gejala-gejala terjangkit virus corona atau COVID-19 yang ditimbulkan tak bertambah parah dan menyembabkan status mereka naik menjadi orang dalam pengawasan.
"Harus jaga imunitas. ini adalah virus yang bisa dilawan dengan imunitas kita sendiri," kata Erlina di RSUP Persahabatan, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (8/3/2020).
Merrka yang terdaftar sebagai ODP menjalani rawat jalan di rumahnya masing-masing. Mereka pun diimbau untuk tidak keluar rumah selama 14 hari hingga masa inkubasi selesai.
"Kalau individu yang masuk ODP kami harapkan melakukan self isolation, di rumah saja. Jangan keluar rumah selama 14 hari," ungkapnya.
Selain itu, menerapkan pola hiduo sehat dan bersih juga menjadi kunci utama yang bisa meningkatkan faktor kesembuhan.
"Kalu bisa tidur kamar terpisah dan pakai masker, jendelanya dibuka supaya ada pertukaran udara, jangan begadang, sering cuci tangan"
"Lalu benda-benda di sekitarnya dibersihkan. Diharapkan disiplin melakukan itu, kalau gejala bertambah hubungi fasyankes terdekat atau rs terdekat," ucapnya.
Sejauh ini RSUP Persahabatan menangani sebanyak 39 orang ODP.
Selain itu, terdapa pula 16 orang yang masuk dalam kategori pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di ruang isolasi. (ABS)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/direktur-utama-rsup-persahabatan-dr-rita-rogayah.jpg)