Otomotif
Penyakit Motor Lawas Sering Mogok Gara-Gara Karburator Kebanjiran, Begini Cara Mengatasinya
Penyakit motor lawas sering mogok gara-gara karburator kebanjiran kerap kali ditemui, dan jadi masalah utama motor lawas. Bagaimana cara mengatasinya?
Di tengah maraknya motor berteknologi injeksi, masih banyak masyarakat mengendarai motor lawas menggunakan karburator di jalanan.
Kebanyakan orang beranggapan, merawat motor berkarburator lebih mudah dibandingkan dengan merawat motor berteknologi injeksi.
Namun, penyakit motor lawas sering mogok gara-gara karburator kebanjiran kerap kali ditemui, hingga jadi masalah utama motor lawas.
Lalu, bagaimana cara mengatasi karburator kebanjiran?
• Ini Alasan Honda Ngga Pakai Karburator buat CRF150L
• Agar Tidak Salah Langkah, Simak 12 Langkah Mencuci Mesin Mobil Modern yang Benar
• Berikut 5 Komponen Motor Rawan Rusak Bila Motor Jarang Dicuci
Disebut banjir karena bensin keluar dari mangkuk karbu.
Bahkan masuk ke dalam ruang bakar membuat mesin tidak mau hidup.
Jika hal ini menimpa tunggangan, pasti jengkel.
Apalagi jika tidak mengerti cara mengatasinya.
Berikut langkah sederhana mensiasati karburator banjir.
Tapi, sebelumnya ketahui dulu ciri-cirinya, tercium bau bensin dan sedikit basah pada busi juga moncong karbu.
Nah, jika karbu benar-benar banjir, jangan paksa menghidupkan mesin.
Sebab bahan bakar yang masuk ke ruang bakar akan bertambah banyak.
Namun akan cepat teratasi jika baut penguras bensin pada karburator dibuka Kemudian pasang kembali.
Akan lebih sempurna jika slang filter udara dibuka.
Lalu bersihkan bensin yang terdapat pada mulut atau ujung karburator pakai kain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/karburator-motor-banjir.jpg)