Berita Tangerang

Kasus Demam Berdarah Dengue di Tangsel Paling Banyak di Pamulang, Kabupaten Tangerang Ada 72 Orang

Wilayah Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang pada awal tahun tercatat sudah banyak warga yang terkena demam berdarah dengue

thinkstockphotos
Ilustrasi. Alphabet, melalui anak perusahaan bernama Verily yang bergerak di bidang kesehatan, menyusun rencana untuk melenyapkan nyamuk dari muka Bumi. 

Wabah penyakit Demam Berdarah Dengeue (DBD) mulai merebak wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sejak memasuki awal tahun 2020.

Dinas Kesehatan - Dinkes Kota Tangsel mencatat 87 warga dinyatakan positif kena penyakit DBD sejak Januari hingga Maret 2020 ini.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan dalam kurun bulan Januari dan Februari 2020 tercatat Kecamatan Pamulang terbanyak kasus positif DBD.

Selanjutnya, Kecamatan Ciputat menjadi yang kedua terbanyak bagi warganya yang positif mengidap DBD.

"Pamulang dan Ciputat (terdata pasien DBD terbanyak). Pada bulan Januari di Ciputat ada 11, kemudian di Pamulang ada 7. Kecamatan lain ada 2, 3 dan 1," kata Benyamin saat ditemui di Rumah Sakit Umum RSU Kota Tangsel, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (10/3/2020).

ANTISIPASI Demam Berdarah Dengu, Sudin Kesehatan Jakarta Utara Dorong Penyemprotan Sarang Nyamuk

"Bulan Februari yang banyak dari Pamulang 17, Ciputat 9 orang. Bulan Maret ini, Pamulang ada 5, dari Serpong ada 4. Penderita 17 orang bulan Maret ini semuanya dari Tangsel," sambungnya.

Benyamin menuturkan dari data tersebut terpantau tren warga yang terjangkit penyakit DBD kian menurun pada tiap harinya.

Kata Benyamin, hingga saat ini pihak RSU Kota Tangsel hanya merawat 13 pasien positif DBD di masing-masing ruang rawat inap yang dibagi sesuai kategori usia yakni anak dan dewasa.

Namun, Ia tak merinci secara detail jumlah dari pasien anak maupun dewasa tersebut.

"Jadi yang dirawat di sini sudah ditangani lebih dulu di tingkat Puskesmas. Itu yang penting buat kita. UHC (Universal Health Care) yang dibayarkan Pemkot itu mekanismenya adalah tindakan pertama di Puskesmas kemudian baru dirujuk ke Rumah Sakit Tangsel," kata Benyamin.

Halaman
12
Penulis: Rizki Amana
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved