La Liga Spanyol
Lionel Messi Dijuluki Pemburu Ayam Hutan
Megabintang Barcelona, Lionel Messi, menjadi sorotan atas kekalahan Barcelona di El Clasico. Messi pun dijuluki pemburu ayam hutan.
Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Megabintang Barcelona, Lionel Messi, menjadi sorotan atas kekalahan Barcelona di El Clasico. Messi pun dijuluki pemburu ayam hutan.
Barcelona takluk 0-2 dari Real Madrid dalam laga bertajuk EL Clasico di pekan ke-26 La Liga Spanyol 2019-2020.
Dilansir dari barcablaugranes.com, kekalahan Barca itu telah menyudutkan peraih enam kali Ballon d'Or tersebut.
Sebab, Messi yang diharapkan menjadi pembeda, gagal tampil gemilang. Tercatat dia hanya melayangkan tiga tembakan ke gawang Madrid.
Messi yang dterus dipersalahkan atas kekalahan Blaugrana, julukan Barca. membuat mantan pelatih Barcelona, Cesar Luis Menotti, angkat bicara.
Menotti menyebutkan Messi seperti pemburu ayam hutan di Barcelona. Pemain asal Argentina itu selalu menjadi andalan Barca untuk meraih kemenangan.

Hal itu disampaikan Menotti jelang Barca menjamu Real Sociedad di pekan ke-27 La Liga Spanyol 2019-2020 di Camp Nou, MInggu (8/3) dini hari WIB.
"Messi itu seperti pemburu yang berburu 1.000 ayam hutan per hari. Saat dia berburu 999 ayam hutan mereka bilang Messi tidak sehat. Maka dari itu Barca tidak bisa mengharapkan dia terus untuk menyelesaikan masalah," tutur Menotti.
Mantan pelatih Boca Juniors menambahkan bahwa ketergantungan Barca kepada Messi membuatnya khawatir tentang klub itu sendiri.
Diyakini Barca akan kesulitan bila selalu mengandalkan Leo, sapaan akrab Messi.
Oleh sebab itu, Barca harus menciptakan pemain sekelas Messi sebagai mesin gol tim asal Catalunya tersebut. Jika tidak Messi harus mendapatkan tandem yang sepadan.
"Saya khawatir tentang Barca bukan Messi. Bila terus mengandalkan Messi bisa berbahaya. Barca harus menciptakan atau mempunyai pemain lain yang dapat menjadi solusi tim untuk meraih kemenangan," kata pria berusia 80 tahun itu.
Sementara itu, disebutkan pemain Barca mulai kehilangan kepercayaan kepada Pelatih Barcelona, Quique Setein.
Hal itu terjadi lantaran asisten Pelatih Barca, Eder Sarabia, melakukan tindakan tidak terpuji kepada pemainnya.
Dia mengeluarkan kata-kata kotor kepada pemain Barca saat takluk dari Madrid di El Clasico.