Sabtu, 9 Mei 2026

Virus Corona

MEMANAS! Korea Utara Ancam Tembak Pendatang, China Larang Warganya Dekati Perbatasan

Otoritas China memerintahkan warganya untuk menjauhi area perbatasan dengan Korea Utara demi mencegah risiko ditembak oleh tentara Korut.

Tayang:
sumber www.foreignaffairs.co
Meski mengklaim tak ada korban virus corona, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tampak berlatar belakang para tentara menggunakan masker menyusul wabah virus corona melanda dunia. 

"Mereka yang memaksa mendekati perbatasan akan ditembak (oleh tentara Korut)".

Pegawai urusan propaganda di Jian, yang menolak menyebut namanya, mengonfirmasi isi peringatan tersebut dan mengatakan petugas di perbatasan juga mengeluarkan larangan yang sama melalui pesan singkat.

"Selama pencegahan wabah berlangsung, warga dilarang melakukan seluruh aktivitas seperti memancing di Sungai Yalu atau berteriak memanggil warga Korut di seberang sungai," demikian isi peringatan yang disampaikan lewat pesan singkat.

Dalam peringatan itu, tidak ada pemberitahuan mengenai risiko ditembak militer Korut.

 WOW! Siswa yang Daftar KIP Kuliah Tidak Dipungut Biaya untuk Ikut UTBK, Begini Caranya

Sampai saat ini, Kementerian Luar Negeri China belum bisa dimintai tanggapan.

Dilarang masuk

Pemerintah Korea Utara menerapkan pernah menerapkan larangan masuk terhadap pendatang saat dunia diserang wabah ebola pada 2014.

Sejauh ini, Korut belum melaporkan kasus pertama penularan jenis baru virus corona, tetapi sejumlah ahli mengatakan pemerintah setempat membuat kebijakan yang lebih keras untuk mencegah penyebaran wabah dibandingkan dengan langkah sebelumnya.

Di tengah penyebaran wabah, Korut membatasi perjalanan dan perdagangan dari China, negara yang menjadi pusat penyebaran jenis baru virus corona pada akhir tahun lalu.

 Ini Alasannya Mengapa Penguna Aplikasi TikTok Tumbuh Subur di Indonesia

Virus tersebut telah menular ke lebih dari 80.000 orang dan menewaskan lebih dari 3.000 jiwa di China. Saat ini, virus itu telah menyebar ke lebih dari 50 negara di luar China.

Sebagian besar penerbangan dan kereta dari dan ke Korea Utara juga dibatasi, sementara itu para diplomat asing di Pyongyang diwajibkan menjalani masa karantina selama sebulan.

Otoritas juga menindak keras aksi penyelundupan lintas batas.

Di samping China, Korea Selatan yang berbagi perbatasan dengan Korut di Zona Demilitarisasi (DMZ), telah melaporkan hampir 6.000 kasus pasien COVID-19.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved