Jumat, 24 April 2026

Virus Corona

UPDATE DKI Bakal Bentuk Tim Khusus dan Posko Penanggulangan Virus Corona

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal membentuk tim khusus dan posko penanggulangan penyakit virus corona di wilayah setempat.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Suasana Pulau Sebaru Kecil, tempat 188 WNI diobservasi gara-gara virus corona di Kapal Pesiar World Dream, Jumat (28/2/2020). Tampak petugas gabungan mengangkut peralatan medis untuk keperluan observasi 188 WNI di Pulau Sebaru 

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus Pada rapat tahunan Munich Security Conference di Jerman 15 Februari 2020. REUTERS/Andreas Gebert(ANDREAS GEBERT)

Saat Ini Pejabat Kesehatan AS pada Jumat (28/2/2020) melaporkan dua kasus baru virus corona yang ditransmisikan kepada orang-orang yang tidak bepergian ke luar negeri atau melakukan kontak dengan siapa pun yang diketahui sakit.

Hal tersebut mengindikasikan virus corona telah menyebar di negara itu.

Sementara, saat ini ada tiga kasus baru virus corona di Amerika Serikat, dengan satu di Oregon dan dua di California, di samping sekitar 60 infeksi lain di negara itu.

"Kasus baru ini menunjukkan bahwa ada bukti penularan di dalam kelompok masyarakat tetapi sejauh ini masih belum jelas," kata Sara Cody, Direktur Kesehatan Masyarakat untuk Santa Clara County di California, pusat Silicon Valley di mana raksasa teknologi seperti Apple dan Google berada.

"Apa yang kita ketahui sekarang adalah bahwa virus corona ada di sini, ada pada tingkat tertentu, tetapi kita masih belum tahu sampai sejauh mana," kata dia.

Penyebaran virus corona Virus ini telah menyebar dengan cepat ke seluruh dunia selama sepekan terakhir dan menyebabkan pasar saham merosot ke level terendah sejak krisis keuangan global 2008.

Hal tersebut terjadi lantaran kekhawatiran akan penyakit itu dapat mendatangkan malapetaka pada ekonomi dunia.

Lebih dari 2.900 orang telah meninggal dan lebih dari 85.000 telah terinfeksi di seluruh dunia sejak virus tersebut muncul dari pasar hewan di pusat kota Wuhan di China pada bulan Desember 2019.

Sebagian besar infeksi telah terjadi di China, tetapi lebih banyak kasus harian kini dicatat di luar negeri, dengan Korea Selatan, Italia, dan Iran muncul sebagai titik fokus utama.

Korea Selatan memiliki kasus terbanyak di luar China, dengan hampir 3.000 infeksi karena 594 lebih banyak pasien dilaporkan pada hari Sabtu (29/2/2020), peningkatan terbesar negara itu hingga saat ini.

Di negara tetangga Korea Utara, pemimpin Kim Jong Un memperingatkan para pejabat tinggi tentang "konsekuensi serius" dari kegagalan mencegah wabah virus corona baru di sisi perbatasan mereka.

Negara miskin, dengan sistem perawatan kesehatan yang lemah dan tidak lengkap, telah menutup perbatasannya untuk mencegah penyebaran penyakit ke wilayahnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved