Ajak BPD lain, Bank DKI Ingin Terlibat Pendanaan Proyek Fase III MRT

Rute Kalideres-Ujung Menteng merupakan bagian dari koridor Timur-Barat yang terbentang dari Balaraja hingga Cikarang sepanjang 31,7 Km.

Ajak BPD lain, Bank DKI Ingin Terlibat Pendanaan Proyek Fase III MRT
istimewa
Seminar Nasional BPD Se-Indonesia Sinergi BUMD DKI Jakarta yang diselenggarakan di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara (22/02/2020). 

Komitmen bangun sinergi dengan BUMD di DKI Jakarta, Bank DKI ingin terlibat pendanaan pembangunan fase III moda raya terpadu (Mass Rapid Transit/MRT) rute Ujung Menteng-Kalideres pada 2020.

“Misal MRT yang akan membangun jalur Ujung Menteng ke Kalideres itu kita juga akan ajak Bank Pembangunan Daerah (BPD) lain untuk ikut serta melalui sindikasi,” kata Direktur Utama Bank DKI, Zainuddin Mappa, di Jakarta (22/2/2020).

Naikkan Peringkat Laporan SAKIP, Pemprov Jateng Akan Belajar dari Pemprov DIY

Prank Ulang Tahun Berujung Maut, Dua Pelajar Tewas Tenggelam

VIDEO: Anang Sebut Bunga Citra Lestari Akan Jadi Juri Indonesian Idol Pekan Depan

Pernyataan itu disampaikan Zainuddin usai menjadi pembicara dalam acara Seminar Nasional BPD Se-Indonesia dengan tema sinergi BUMD yang diselenggarakan di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Sabtu siang.

Dana investasi tersebut akan dihitung berdasarkan kebutuhan dana yang dibutuhkan MRT dan kesiapan BPD. PT MRT Jakarta memperkirakan dana yang dibutuhkan untuk pembangunan fase III rute Kalideres-Ujung Menteng.

Tak Pandang Bulu, Jalan Rusak juga Terjadi di Depan Istana Presiden

Siap Tampil Bela Madura United di Liga 1 2020, Bruno Matos Pilih Nomor 77, Ini Alasannya

Jalan di Grand Depok City Rusak Lagi, Warga Harap Pemkot Segera Perbaiki Sebelum Ada Korban

Rute Kalideres-Ujung Menteng merupakan bagian dari koridor Timur-Barat (East-West) yang terbentang dari Balaraja hingga Cikarang sepanjang 31,7 Km.

Untuk tahap awal, MRT Jakarta akan fokus pada rute di dalam kota (inner Jakarta). Jika Pemprov DKI setuju, pembangunan koridor Timur-Barat inner Jakarta akan dibagi menjadi dua tahapan, yaitu stage I Kalideres-Cempaka Baru sepanjang 20,1 km dan stage II Cempaka Baru-Ujung Menteng 11,6 km.

Lantaran besarnya dana yang dibutuhkan, MRT Jakarta mengaku skema pembiayaan koridor Timur-Barat tidak bisa menggunakan strategi pinjaman antarpemerintah (G to G) seperti koridor Utara-Selatan fase I dan II.

Jalan di Grand Depok City Rusak Lagi, Warga Harap Pemkot Segera Perbaiki Sebelum Ada Korban

Keinginan Membangun Masjid Sudah Terkabul, Ibu Gilang Ramadhan Meninggal dalam Damai

Siswi SMP di Bekasi Sudah 2 Minggu Tidak Pulang ke Rumah, Polisi Sebut Bukan Korban Penculikan

Dalam keterangan resminya, Direktur Keuangan dan Administrasi MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan jumlah penumpang MRT kurun waktu Maret hingga Desember 2019 mencapai rata-rata 89.645 penumpang per hari. “Peningkatan jumlah penumpang mengalami tren positif setiap bulannya dengan total per tahun mencapai 24.621.467 penumpang,” katanya.

Tuhiyat mengatakan kerja sama dengan Bank DKI sebenarnya telah dirintis melalui pengelolaan administrasi keuangan MRT. Terdapat empat bentuk rintisan kerja sama di antaranya ‘payroll system’, ‘operational financing’, ‘fund placement’, dan kesejahteraan lainnya.

Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved