Berita Bekasi

Siswi SMP di Bekasi Sudah 2 Minggu Tidak Pulang ke Rumah, Polisi Sebut Bukan Korban Penculikan

Seorang siswa SMP selama 2 minggu tak pulang ke rumah. Polisi belum mau mengatakan masalah ini berkaitan dengan penculikan

Siswi SMP di Bekasi Sudah 2 Minggu Tidak Pulang ke Rumah, Polisi Sebut Bukan Korban Penculikan
Wartakotalive/Muhammad Azzam
Lilis Suryani (40) orang tua korban menceritakan sejak berkenalan dengan seorang perempuan bernama Ichi melalui facebook perilaku anaknya berubah 

WARTAKOTA -- Seorang siswa SMP selama 2 minggu tak pulang ke rumah. Polisi belum mau mengatakan masalah ini berkaitan dengan penculikan

ER (14) siswi SMP warga Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi sudah hampir dua pekan tak kunjung pulang.

Siswi itu pergi dari rumah sejak 16 Februari 2020 lalu.

Diduga ER pergi bersama teman perempuannya yang berkenalan di media sosial facebook.

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Arman menyebut kasus hilangnya anak usai 14 tahun itu bisa dibilang bukan kasus penculikan.

Unggahan Terakhir Amelia, Lulusan IPB yang Tewas di Pinggir Sawah: Ditemukan 3 Anak Hilang di KRL

Hal itu dikarenakan, anak itu sudah tiga kali meninggalkan rumah, dua diantaranya sempat kembali ke rumah.

"Nah kalau begini siapa salahnya, jadi jangan menyalakan orang lain, ini penculikan atau apa. Kalaupun ini penculikan kita empati, nah kalau dia meninggalkan rumah gimana," ujar Arman ketika dihubungi, pada Senin (24/2/2020).

Arman menerangkan belum ada indikasi kasus ini sebuah penculikan. Sebab, jika anak itu diculik ada unsur paksaan.

"Penculikan tuh begini, ada saksi yang melihat tiba-tiba dia dibawa paksa oleh seseorang, nah itu namanya penculikan," ucap dia.

Berawal dari Laporan Anak Hilang, Polisi Temukan Belasan Pasangan Remaja di Penginapan

Berbeda nanti ketika ini anak mau pulang ke rumah tapi dilarang pulang dan adanya penyekapan, baru itu juga bisa dibilang penculikan.

Halaman
1234
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved