Breaking News:

Kasus Pengeroyokan

Karen Pooroe Mengaku Dikeroyok 2 Orang di Rumah Mertua Medio November 2019, Siapa Pelakunya?

Kejadian dugaan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Karen Pooroe terjadi pada 14 November 2019.

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jumat (21/2/2020) siang, penyanyi Karen Pooroe enggan menjelaskan rinci kronologi dugaan pengeroyokan yang terjadi di rumah mertuanya medio November 2019. 

Selain harus menerima kenyataan bahwa putrinya meninggal terjatuh dari apartemen, penyanyi Karen Pooroe juga menghadapi permasalahan hukum.

Karen Pooroe mengaku pernah dikeroyok dua orang di Jalan Bambu Kuning, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kejadian dugaan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Karen Pooroe terjadi pada 14 November 2019.

Saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jumat (21/2/2020) siang, penyanyi Karen Pooroe enggan menjelaskan rinci kronologi dugaan pengeroyokan yang terjadi di rumah mertuanya medio November 2019.
Saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jumat (21/2/2020) siang, penyanyi Karen Pooroe enggan menjelaskan rinci kronologi dugaan pengeroyokan yang terjadi di rumah mertuanya medio November 2019. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Peristiwa tersebut terjadi di rumah Roy Claproth, mertua Karen Pooroe.

Saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jumat (21/2/2020) siang, Karen Pooroe enggan menjelaskan rinci kronologi dugaan pengeroyokan tersebut.

"Kejadiannya sudah lama. Capek dan panjang banget menjelaskannya," ucap Karen Pooroe.

Karen Pooroe dan ayah saat autopsi jenazah Zefania Carina di TPU Tanah Kusir, Rabu (19/2/2020)
Karen Pooroe dan ayah saat autopsi jenazah Zefania Carina di TPU Tanah Kusir, Rabu (19/2/2020) (Wartakotalive/Arie Puji Waluyo)

Sejauh ini polisi sudah memeriksa 10 saksi terkait laporan Karen Pooroe itu. "Masih ada tiga saksi lagi diperiksa," ujar Karen Pooroe.

Acong Latief, pengacara Karen Pooroe, juga merahasiakan identitas terduga pelaku dugaan tindak pidana pengeroyokan yang dikenakan pasal 170 KUHP itu.

"Ada dua pelaku dugaan pengeroyokan," kata Acong Latief.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved