Pemerintahan Jokowi

3 ALASAN Mahfud MD Lempar Wacana Polsek Dilarang Sidik Kasus, Kini Sebut Usulan Dari Kompolnas

Akhirnya terungkap alasan Mahfud larang Polsek sidik kasus tindak pidana lagi dan diminta hanya tangani masalah ketertiban umum masyarakat.

photocollage/wartakotalive.com/tribunnews.com
Menkopolhukam Mohammad Mahfud MD lempar wacana Polsek dilarang sidik kasus. Tugas Polsek hanya mengurus masalah ketertiban umum dan ayomi masyarakat. 

Akhirnya terungkap alasan Mahfud larang Polsek sidik kasus tindak pidana lagi dan diminta hanya tangani masalah ketertiban umum masyarakat.

Polemik Polsek dilarang sidik kasus pidana masih terus berlangung.

Polri minta wacana polsek tak bisa sidik kasus perlu didiskusikan lebih lanjut, sebelum diimplementasikan oleh pemerintah.

Tanggapan juga datang dari sejumlah pihak, termasuk Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Bambang Soesatyo minta Menkopolhukam Mohammad Mahfud MD jelaskan pernyataan terkait wacana Polsek tak bisa sidik kasus tindak pidana lagi. 

Diberitakan sebelumnya, Mahfud MD mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo agar polsek tak melakukan penyelidikan (lidik) dan penyidikan (sidik).

Aksi 212 Hari Ini, Panitia Sebut Ratusan Ribu Orang Akan Geruduk Kantor Jokowi Angkat Isu Korupsi

Tak Disangka Permintaan Bunga Citra Lestari Pada Ashraf Sinclair Tak Pernah Dilakukannya

"Ada gagasan yang oleh Presiden akan diolah agar polsek ya, agar polsek-polsek itu kalau bisa tidak melakukan penyelidikan dan penyidikan. Tapi dia membangun ketertiban, keamanan, pengayoman masyarakat. Soal kasus pidana nanti ke Polres kota dan kabupaten," kata Mahfud usai bertemu Jokowi, Rabu (19/2/2020).

Wacana polsek tak bisa sidik kasus lagi terus mengelinding.

Jumat (21/2/2020) pagi ini, Mahfud MD melalui akun twitternya kembali mengeluarkan pendapatnya.

Alasan Mahfud larang Polsek sidik kasus antara lain setidaknya ada tiga, seperti disarikan Wartakotalive.com dari cuitan Mahfud MD pagi ini.

Halaman
1234
Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved