Erupsi Merapi
Gunung Merapi Erupsi, Ini Sejarah Letusan Merapi Sejak Abad 19, Simak Selengkapnya
Gunung Merapi Erupsi, Ini Sejarah Letusan Merapi Sejak Abad 19, Simak Selengkapnya dalam berita ini.
GUNUNG Merapi mengalami erupsi pada Kamis (13/2/2020), pukul 05.16.
Kolom erupsi teramati setinggi 2.000 meter.
Lalu bagaimanakah sejarah letusan gunung merapi?
Ini runutan sejarahnya.
• Gunung Merapi Erupsi Lagi, Pemusatan Latihan Persita Tangerang Jalan Terus
Letusan Gunung Merapi paling dahsyat yang tercatat dalam sejarah modern terjadi pada 15-20 April 1872.
Letusan mematikan itu berlangsung selama 120 jam tanpa jeda. Awan panas dan material jatuhan memusnahkan seluruh permukiman yang berada di ketinggian di atas 1.000 mdpl.
Letusan sangat mendadak dengan lava kental, tekanan gas sedang, dan dapur magma yang dangkal seperti letusan Gunung St Vincent di Kepulauan Antilles Kecil, Karibia, itu dicatat oleh Kemmerling (1921) dan Hartmann (1934) yang menjadi rujukan penelitian B Voight dkk (2000) dalam Historical Eruptions of Merapi Volcano, Central Java, Indonesia, 1768-1998.
Letusan pertama pada 15 April 1872 tidak diawali gejala peningkatan aktivitas.
Letusan berlangsung selama lima hari dan menghancurkan kubah lava yang tumbuh pada 1867-1871.
• Gara-gara Joshua Suherman, Deva Mahenra Tak Alami Kejadian Mistis di Gunung Merapi Jawa Tengah
Pada Agustus 1871, kubah lava setinggi 250 meter tumbuh di atas Pasarbubar, kawah Merapi Tua. Puncak kubah lava itu 2.890 mdpl dan terus tumbuh hingga 2.907 mdpl.
"Suara letusan seperti suara meriam terdengar sampai Karawang dan Priangan di barat, serta ke timur hingga Madura dan Pulau Bawean," tulis Hartmann.
Letusan dahsyat itu membentuk kawah oval 640 x 480 meter dengan kedalaman mencapai 500 meter. Merapi terpotong bagian puncaknya hingga ketinggiannya hanya 2.814 mdpl.
Merapi kembali meletus dahsyat pada 2010, diawali pembongkaran sumbat lava dan terus terjadi letusan tanpa membentuk kubah lava.
Gempa bumi terus-menerus terjadi menjelang letusan besar pada 3 dan 5 November, lebih dahsyat dibandingkan dengan letusan pada 26 Oktober karena menciptakan awan panas yang meluncur hingga 15 kilometer melalui Kali Gendol.
• Gunung Merapi Mengeluarkan Guguran Awan Panas, BPPTKG Menilai Masih Tergolong Kecil
Material yang dimuntahkan mencapai 150 juta meter kubik. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (30/11/2010), 61.154 orang mengungsi, 341 orang tewas, dan 368 orang harus rawat inap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/puncak-gunung-merapi-dilihat-dari-wisata-kali-talang-klaten.jpg)