Senin, 4 Mei 2026

ISIS Pulang

Ini Perbedaan Pendapat Prabowo dan Jokowi Soal Pemulangan WNI Eks ISIS

Ini Perbedaan Pendapat Prabowo dan Jokowi Soal Pemulangan WNI Eks ISIS. Bagaimana perbedaan pendapat itu. Simak selengkapnya.

Tayang:
Wartakotalive/Alex Suban
Jokowi dan Prabowo makan siang bersama di Mal FX Senayan, Sabtu (13/7/2019). Keduanya memiliki pendapat yang berbeda menyangku pemulangan WNI eks ISIS. 

"Mereka membakar paspor," lanjutnya.

Kemudian Birgaldo menceritakan soal alumni ISIS yang pernah kembali ke Indonesia dan tetap menjadi teroris.

TELAN Anggaran Rp 475 Miliar, Presiden Jokowi Targetkan Renovasi Masjid Istiqlal Rampung April 2020

Ia mencontohkan kasus pemboman yang dilakukan oleh satu keluarga yang menjadi pelaku serangan bom bunuh diri di tiga gereja yang berada di Surabaya pada 12 Mei 2019.

Birgaldo mengatakan akan sangat berbahaya menerima kembali WNI eks ISIS yang telah dibekali oleh keahlian militer saat berada di sana.

Dirinya tidak meyakini bahwa mereka akan bertaubat dan kembali ke jalan yang benar.

Ketimbang memikirkan bekas teroris, Birgaldo justru meminta agar pemerintah lebih berfokus terhadap korban-korban serangan terorisme yang lebih membutuhkan perhatian.

"Mengapa negara memikirkan para pengkhianat-pengkhianat bangsa yang berjuang di ISIS sana, mengapa bukan para korban yang saat ini sangat menyedihkan," terangnya.

"Saya kira negara ini sangat keliru melihat dari sisi kemanusiaan," lanjut Birgaldo.

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Bandingkan Pendapat Prabowo dan Menag Fachrul Razi, Menteri Jokowi Beda Soal Pemulangan WNI Eks ISIS.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved