Minggu, 19 April 2026

Bangun Pollux Technopolis di Karawang, PP Menangi Kontrak Rp 3,5 Triliun

Pembangunan proyek Pollux Technopolis oleh PP ini meliputi 26 tower apartemen dan 368 unit ruko serta fasiltas penunjang lainnya.

Penulis: Ichwan Chasani | Editor: Ichwan Chasani
Dok. Pollux Property Indonesia
Penandatanganan kontrak kerja sama antara PT PP (Persero) Tbk. dengan PT Pollux Lito Karawang dilakukan di Kantor Pusat PT PP (Persero) Jakarta, Jumat (7/2). Dalam penandatanganan kontrak kerja sama itu, PT PP (Persero) Tbk. diwakili Anton Satyo Hendriatmo selaku Direktur Operasi 1 (ketiga dari kanan) dan RM. Suryo Atmanto selaku Managing Director Pollux PropertiGroup (ketiga dari kiri). Turut hadir menyaksikan penandatanganan itu, Andi Gani Nena Wea selaku Presiden Komisaris PT PP (Persero) Tbk. (kedua dari kanan), Rully Noviandar selaku SVP Gedung 1 PT PP (Persero) Tbk. (paling kanan), Mayjend. Pol.(Purnawirawan) Drs. Sidarto Danusubroto, SH (kedua dari kiri) serta Maikel Tanuwidjaja, Sales & Marketing Director PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (paling kiri). 

JAKARTA – PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia, resmi menjadi kontraktor utama pembangunan proyek Pollux Technopolis.  

Pollux Technopolis merupakan proyek properti multifungsi terbesar di pusat Kota Karawang besutan PT Pollux Lito Karawang, perusahaan joint venture antara PT Pollux Properti Indonesia Tbk dan Lito Group.

Penandatanganan kontrak kerja sama itu diwakili Direktur Operasi 1 PT PP Anton Satyo Hendriatmo dan Managing Director Pollux Properti Group RM Suryo Atmanto. Hadir menyaksikan penandatanganan itu Presiden Komisaris PT PP Andi Gani Nena Wea, SVP Gedung 1  PT PP Rully Noviandar dan Mayjend Pol (Purnawirawan) Drs Sidarto Danusubroto, SH.

"Perseroan merasa bangga telah dipercaya PT Pollux Lito Karawang untuk mengerjakan pembangunan proyek Pollux Technopolis yang meliputi 26 tower apartemen dan 368 unit ruko serta berbagai fasiltas penunjang lainnya dengan total nilai kontrak Rp3,5 triliun,” ungkap Direktur Operasi 1 PT PP Anton Satyo Hendriatmo, dalam pernyataan resminya, Jumat (7/2).

Pembangunan proyek yang berlokasi di Jalan Internasional Kecamatan Teluk Jambe Karawang, Jawa Barat itu, kata dia, akan dilakukan secara bertahap.

Pollux Technopolis
Pollux Technopolis (Dok. Pollux Property Indonesia)

Sementara itu, Managing Director Pollux Properti Group RM. Suryo Atmanto mengatakan bahwa Pollux Properti Indonesia adalah salah satu pengembang yang cukup selektif dalam memilih perusahaan konstruksi sebagai mitra kerja.

“Karena itu, pemilihan kontraktor menjadi suatu hal yang penting. Penunjukkan PT PP sebagai kontraktor utama hari ini merupakan komitmen Pollux Properti Group untuk membangun dan mewujudkan proyek yang berkualitas demi menjaga kepuasan konsumen. Selain sarat pengalaman, standar pekerjaan berkualitas internasional menjadi pertimbangan utama bagi kami untuk memilih kontraktor,” ujar RM Suryo Atmanto.

Menurutnya, saat ini Karawang telah menjelma sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi investasi cukup besar di sektor properti. Tak hanya itu, melihat pergerakan industri saat ini yang telah mengarah ke timur, Karawang pun sudah siap tumbuh menjadi sebuah kota yang terintegrasi dengan tatanan kelas dunia.

“Karenanya kami berharap Pollux Technopolis dapat menjadi icon baru di tengah kota industri sekaligus new central business district terbaik di Karawang,” sebut RM. Suryo Atmanto.

Pollux Technopolis
Pollux Technopolis (Dok. Pollux Property Indonesia)

Pollux Technopolis yang ditasbihkan sebagai icon baru di kota Karawang Barat merupakan investasi properti terbaik di Karawang saat ini. Proyek ini terletak di exit pintu tol Karawang Barat tepatnya di kilometer 47.

Lokasi Pollux Technopolis terbilang strategis karena berada di tengah-tengah kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, dimana 14 ribu hektar diantaranya hanya digunakan sebagai lahan industri. Maka bisa dimaklumi jika lebih dari 40 persen hasil ekspor Indonesia diproduksi di kota ini.

Lebih dari 2000 perusahaan multinasional maupun internasional berada di Karawang sehingga menjadikan daerah ini sangat potensial dan prospektif sebagai lokasi investasi yang akan terus berkembang dan menjanjikan, terutama pada sektor industri.

Karawang juga terus berkembang dengan masifnya pembangunan infrastruktur dan transportasi seperti elevated toll road, kereta api cepat Jakarta - Bandung, Light Rail Transit, serta sarana seperti Bandara Kertajati dan Pelabuhan Patimban.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved