Berita Depok

DBD dan Chikungunya Alami Peningkatan, Dinkes Depok Keluarkan Surat Edaran

Pemerintah Kota Depok mengeluarkan surat edaran tentang kewaspadaan dini meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Chikungunya.

DBD dan Chikungunya Alami Peningkatan, Dinkes Depok Keluarkan Surat Edaran
Kompas.com
Ilustrasi nyamuk DBD. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Vini Rizki Amelia

DEPOK, WARTAKOTALIVE.COM - Pemerintah Kota Depok mengeluarkan surat edaran tentang kewaspadaan dini meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan chikungunya.

Edaran yang diterbitkan melalui Dinas Kesehatan Kota Depok itu pun ditujukan untuk mengajak puskesmas dan rumah sakit turut meningkatkan kewaspadaan terhadap dua penyakit tersebut.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita, pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 445/6969 sejak Desember 2019.

Petugas kesehatan dari Puskesmas Tanah Abang bersama kader jumantik dari Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, melakukan fogging sarang dan jentik nyamuk aedes aegypti yang menjadi sumber penyebab penyebaran penyakit demam berdarah dengue, Sabtu (9/2/2019).
Petugas kesehatan dari Puskesmas Tanah Abang bersama kader jumantik dari Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, melakukan fogging sarang dan jentik nyamuk aedes aegypti yang menjadi sumber penyebab penyebaran penyakit demam berdarah dengue, Sabtu (9/2/2019). (Warta Kota/Nur Ichsan)

Sejak dikeluarkan, Nova mengaku pihaknya sudah mengedarkannya ke seluruh puskeamas dan rumah sakit di Kota Depok.

"Surat Edaran sudah kami sampaikan untuk mengajak seluruh instansi kesehatan turut meningkatkan kewaspadaan dini terhadap kasus DBD dan Chikungunya," papar Novarita saat dihubungi wartawan Selasa (4/2/2020).

Dinkes Kota Depok meminta agar puskesmas dan rimah sakit melaksanakan penanganan pasien DBD sesuai kewenangan dan prosedur tata laksana klinis.

"Selain itu juga, melakukan rujukan berjenjang sesuai prosedur yang berlaku," kata Novarita.

Tidak hanya itu, jelasnya, puskesmas dan rumah sakit juga diajak untuk meningkatkan surveilans kasus DBD.

Serta berperan aktif menyosialisasikan dan mengedukasi Pemberantasan Sarang Nyamuj (PSN).

Halaman
1234
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved