Lalu Lintas
Siap-Siap! Tilang Motor dengan Kamera ETLE Dijadwalkan Mulai Bulan Ini
Siap-Siap! Tilang Motor dengan Kamera ETLE Dijadwalkan Mulai Bulan Ini. Simak selengkapnya.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan mulai menerapkan tilang dengan kamera pemantau sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) kepada sepeda motor mulai akhir Januari 2020 ini.
Sebelumnya penilangan dengan kamera ETLE ini baru diterapkan ke pengendara mobil.
Sebanyak 12 kamera ETLE dipasang di sepanjang Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin hingga ke simpang Jalan Gajah Mada pada April 2019 lalu.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf mengatakan saat ini 12 kamera ETLE yang dipasang dan kamera ETLE tambahan lainnya yang menyusul dipasang, sudah bisa merekam pelanggaran lalu lintas sepeda motor.
• Korban Banjir Kota Tangerang Mulai Keluhkan Gatal-Gatal, Pemkot Bangun 6 Posko Kesehatan
"Bila sebelumnya hanya mobil, sekarang semua kendaraan yang melakukan pelanggaran akan segera kita tindak dengan sistem ETLE, termasuk sepeda motor," kata Yusuf, Rabu (15/1/2020).
Ini berarti pemotor yang ditilang dengan sistem ETLE adalah yang melintas di Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin.
Menurut Yusuf sebelum menerapkan hal ini, pihaknya telah melakukan uji coba untuk merekam gambar dengan kamera ETLE terhadap pengendara sepeda motor yang melanggar.
• Mulai 1 Februari 2020 Tilang Motor dengan Kamera ETLE Diterapkan
Dalam uji coba itu terekam hampir 80 persen pengendara sepeda motor melanggar dan bisa terekam kamera ETLE.
"Mekanisme tilang ETLE pengendara sepeda motor akan sama dengan pengendara mobil," katanya.
Sebelumnya Ditlantas Polda Metro Jaya tengah mengujicoba 6 kamera pemantau di sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik, pada 6 titik ruas tol dalam kota sekaligus jalur bus Transjakarta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan seiring uji coba 6 kamera ETLE di tol dalam kota dan jalur bus Transjakarta, pihaknya bersama Jasa Marga dan pihak Transjakarta memasang 45 kamera ETLE di 45 titik.
• Pemprov DKI Pastikan Revitalisasi Trotoar Sabang tak Rugikan Pengusaha
"Saat ini ada 6 kamera ETLE di tol dan jalur busway yang sudah terpasang dan sedang diujicoba. Nantinya akan ada 45 kamera ETLE di tol dan jalur busway dan akan
rampung dipasang akhir Februari ini," kata Yusri, Senin (13/1/2020).
Pemasangam 45 kamera ETLE di tol dalam kota dan jalur bus Transjakarta ini dilakukan karena 12 kamera ETLE yang dipasang di jalur reguler dinilai berhasil dan tepat melakukan penindaka terhadap pengendara pelanggar lalu lintas.
"Juga menindaklanjuti MoU antara Polda Metro dengan Transjakarta dan Jasa Marga," katanya.
• Direktur Gerakan Diet Kantong Plastik: Upaya DKI Kurangi Sampah Plastik Melalui Pergub Sudah Tepat
Sebelumnya PT Transportasi Jakarta melakukan nota kesepahaman dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya terkait pemanfaatan kamera pemantau di sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik, September 2019 lalu.
Dengan nota kesepahaman itu, maka ke depan kamera pemantau ETLE juga akan memonitor seluruh jalur bus Transjakarta dan melakukan sistem penilangan elektronik bagi pengendara kendaraan yang masuk ke jalur bus Transjakarta.
Nota kesepahaman ditandatangani Dirut PT Transjakarta Agung Wicaksono dan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf, di Gedung Dirlantas Polda Metro, Senin (9/9/2019) sore.
• Korban Banjir Kota Tangerang Mulai Keluhkan Gatal-Gatal, Pemkot Bangun 6 Posko Kesehatan
Agung mengatakan kerjasama atau nota kesepahaman yang digagas pihaknya ini ternyata sangat disambut baik Dirlantas Polda Metro Jaya.
"Tujuan kami adalah untuk sterilisasi jalur bus Transjakarta agar mempersingkat waktu tunggu penumpang atas bus Transjakarta di setiap halte," kata Agung, usai menandatangani MoU dengan Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (9/9/2019).
Menurut Agung, pihaknya terinspirasi program ETLE yang diterapkan Ditlantas Polda Metro dengan memasang 12 titik kamera pemantau berfitur istimewa.
• Awas Licin, Sejumlah Ruas Jalan di Sunter Jakarta Utara Dipenuhi Lumpur setelah Terendam Banjir
"Ke depan kami berharap kamera pemantau ETLE yang ada ini memonitor pelanggaran di jalur busway. Termasuk kamera pemantau tambahan lainnya di Jakarta, agar semunya juga memonitor jalur busway dan melakukan penindakan pelanggaran kendaraan yang masuk ke jalur bus Transjakarta," kata Agung.
Agung mengatakan dari 13 koridor bus Transjakarta, ada 12 koridor yang sangat memerlukan pemantauan dari kameta ETLE ini.
"Sementara yang satu koridor, karena sudah lewat jalan layang khusus maka tidak terlalu diperlukan," katanya.
Sementara itu Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan selama ini dari 12 titik kamera pemantau ETLE yang dipasang, memang belum memonitor pelanggaran kendaraan yang masuk ke jalur bus Transjakarta.
"Yang termonitor hanya di beberapa persimpangannya saja, dan memang belum semuanya mengarah ke jalur bus Transjakarta. Dengan MoU ini maka kamera pemantau ETLE ke depannya juga memantau jalur bus Transjakarta, baik yang sudah ada maupun yang akan diadakan lagi ke depannya," papar Yusuf.
Menurut Yusuf, paling tidak di pertengahan Oktober, sistem ETLE yang memantau jalur bus Transjakarta sudah akan diterapkan bertahap.
"Karena sekarang baru MoU, maka setelah ini akan ada pembahasan secara teknis dengan PT Transjakarta. Setelah itu barulah kita ujicoba dan kemudian sosialisasi," kata Yusuf.
Ia mengatakan dalam ujicoba dan sosialiasi akan diketahui dimana titik yang tepat dipasangnya kamera pemantau ETLE ini agar juga dapat memonitor jalur bus Transjakarta yang rawan dimasuki kendaraan lain baik motor atau mobil.
"Selain itu dalam pembahasan teknis, juga akan dapat diketahui apakah fitur di kamera ETLE tetap seperti yang sudah ada ini, ataukah diperlukan fitur lainnnya. Jika fiturnya cukup seperti yang sudah ada, maka tinggal pesan. Jika perlu fitur tambahan maka semuanya akan dikaji lagi," papar Yusuf.(bum
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/update-polisi-pastikan-7-korban-tertabrak-kereta-di-cibitung-satu-keluarga221.jpg)