Virus Corona

Mahasiswa Indonesia di Wuhan Masih Galau Saat Mau Dipulangkan Harus Jalani Karantina 28 Hari

Mahasiswa Indonesia di Kota Wuhan berterima kasih kepada pemerintah Indonesia yang akan mengevakuasi mereka ke Indonesia.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dian Anditya Mutiara
Istimewa
Mahasiswa Indonesia di Wuhan akan dievakuasi ke Indonesia tapi harus mau dikarantina 28 hari 

PERHATIAN pemerintah Indonesia untuk evakuasi mahasiswa Indonesia di Wuhan mendapat apresiasi. Namun masih galau dengan syarat karantina 28 hari.

Mahasiswa Indonesia di Kota Wuhan berterima kasih kepada pemerintah Indonesia yang akan mengevakuasi mereka ke Indonesia.

Namun sebagian dari mahasiswa Indonesia masih galau karena persyaratan karantina wabah virus corona 28 hari.

Ketua Mahasiswa Indonesia di Huazhong University Science and Tech Khoirul Umam Hasbiy (30) berharap proses evakuasi dan bantuan kerja sama dari KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia), Kementerian Luar Negeri, BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), dan TNI AU berjalan dengan baik dan lancar.

11 Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso Disiapkan Hadapi Virus Corona

Seorang Mahasiswa Pakistan Diduga Terkena Virus Corona, Mahasiswa Indonesia Bertambah Resah

Namun Khoirul mengakui sebagian mahasiswa masih galau dengan syarat karantina 28 hari saat tiba di Indonesia.

"Dilema karantina 28 hari, kami meyakini masih galau untuk karantina ini, sebagian besar mahasiswa di kampus saya sudah setuju, sebagian lagi masih berkonsultasi dengan orang tua dan orang terdekatnya," kata Khoirul dalam keterangan tertulisnya.

Meski demikian ia berjanji untuk terus membujuk mahasiswa Indonesia agar mau di karantina di Indonesia saja.

Sebab perawatan kesehatan di Indonesia dianggap akan lebih menjamin ketimbang bertahan di Kota Wuhan.

Selain itu, Khoirul menjamin bahwa tidak ada mahasiswa yang sakit karena virus corona.

Mahasiswa yang sempat diisukan terduga terkena virus corona dinyatakan hanya alami batuk biasa.

"Kondisi mahasiswa tersebut sudah semakin membaik sampai saat ini," kata Khoirul.

Para mahasiswa yang rencananya akan dipulangkan itu juga meminta pemerintah untuk merahasiakan identitas mereka.

Hal itu untuk mencegah pengucilan di lingkungan sosial terhadap para mahasiswa dari Kota Wuhan.

"Bantu kami menguatkan moral kami supaya kami bisa segera bertemu dengan keluarga kami," kata Khoirul. 

Mahasiswa Indonesia di WUHAN Makin Resah Usai Rekan Kampusnya Terjangkit Virus Corona

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved