Virus Corona

11 Kamar Ruang Isolasi Ketat Disiapkan RSPI Sulianti Saroso Untuk Mengantisipasi Virus Corona

Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menyiapkan kamar ruang isolasi ketat.

11 Kamar Ruang Isolasi Ketat Disiapkan RSPI Sulianti Saroso Untuk Mengantisipasi Virus Corona
Panji Baskhara Ramadhan
Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menyiapkan kamar ruang isolasi ketat untuk mengantisipasi pasien yang diduga menderita sakit akibat virus corona. 

Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menyiapkan kamar ruang isolasi ketat.

Kamar isolasi ketat ini untuk mengantisipasi pasien suspect atau terduga terjangkit virus corona.

"Kami punya 11 ruang isolasi ketat, masing-masing 1 tempat tidur,” kata Direktur Medik dan Keperawatan RSPI Sulianti Saroso, Dyani Kusumowardhani, Minggu (26/1/2020).

Direktur Medik dan Keperawatan RSPI Sulianti Saroso, dr Dyani Kusumowardhani.
Direktur Medik dan Keperawatan RSPI Sulianti Saroso, dr Dyani Kusumowardhani. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Diantara fasilitas tersebut, termasuk didalamnya satu kamar perawatan intensif yang membutuhkan penanganan khusus.

Sebagai rumah sakit rujukan untuk penyakit infeksi, pihaknya siap menerima rujukan dari mana saja untuk menerima kasus penyakit infeksi termasuk penyakit infeksi emerging.

“Semua kasus infeksi emerging yang memerlukan isolasi ketat, bisa kami terima," kata Dyani Kusumowardhani.

ILUSTRASI: Bahaya Virus Corona yang berdampak kematian.
ILUSTRASI: Bahaya Virus Corona yang berdampak kematian. (ANTARA/Ardika/am)

"Kami siapkan ruang isolasi ketat bertekanan negatif, yang bisa dipakai untuk penyakit yang penularannya belum jelas," lanjutnya.

Sampai saat ini belum diketahui persis apa dan bagaimana penularan virus corona, apakah dari hewan tertentu atau manusia ke manusia.

"Belum ada keterangan pasti tentang hal tersebut. Itu sebabnya perlu penanganan dan perhatian khusus serta pencegahan terjadinya penularan," ucap Dyani Kusumowardhani.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved