Kamis, 23 April 2026

Berita Daerah

Kasus 43 Ekor Kambing Mati Tercabik-Cabik Hewan Buas Misterius, BKSDA Jatim Langsung Pasang CCTV

Heboh kasus 43 ekor kambing mati secara misterius, membuat pihak dari BKSDA Jatim pasang CCTV.

Editor: PanjiBaskhara

Heboh kasus 43 ekor kambing mati secara misterius, membuat pihak dari BKSDA Jatim pasang CCTV.

Pemasangan CCTV untuk mencari tahu jenis hewan buas serang 43 ekor kambing di Pacitan tersebut.

Sampai saat ini, sejumlah instansi masih menangani kasus 43 ekor kambing mati misterius di Pacitan.

Berbagai upaya dilakukan Dinas Peternakan (Disperta) Pacitan cari tahu jenis hewan mangsa 43 kambing warga di Kecamatan Kebonagung.

HEBOH! 43 Ekor Kambing Mati Dicabik-Cabik Hewan Misterius, Polisi dan TNI Sampai Turun Tangan

UPDATE Kerjasama dengan Polsek Tanah Abang, Polsek Cengkareng Siap Bongkar Jaringan Pencuri Kambing

Maknur Merasa Terkena Ilmu Hitam Hingga 24 Ekor Kambingnya Raib, Tersisa Jeroan dan Darah di Kandang

Selain meminta bantuan dari BPBD Pacitan, Disperta juga meminta bantuan dari BKSDA Provinsi Jatim dan juga Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan, Dinas Pertanian Pacitan, Kus Handoko mengatakan tim dari BKSDA Jatim sudah memasang CCTV di beberapa titik di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan.

Harapannya, hewan misterius ini akan tertangkap kamera CCTV sehingga bisa diketahui jenis jewan tersebut.

"Dari BKSDA Jatim juga sudah memasang CCTV, tetapi juga belum diketahui hewan apa yang menyerang kambing warga"

"Dari Perbakin juga sudah membantu, tapi hewan apa juga belum diketahui," kata Handoko saat dihubungi, Minggu (26/1/2020) siang.

Selain meminta bantuan dari BKSDA, Disperta Pacitan juga meminta bantuan dari Tim Laboratorium Kesehatan (Labkes) Hewan di Tuban, milik Dinas Peternakan Provinsi. Pada Kamis (23/1/2020) lalu.

Tim Labkes Hewan di Tuban didatangkan untuk mengetahui apakah penyebab kematian hewan ternak ini dikarenakan virus atau apakah karena serangan hewan buas.

"Hasilnya belum keluar, karena mereka baru datang Kamis (23/1/2020) lalu. Mereka mengambil sample untuk diteliti apakah karena virus atau karena serangan hewan buas," jelasnya.

Hewan kambing milik warga Pacitan mati dengan kondisi tercabik-cabik diserang hewan misterius.
Hewan kambing milik warga Pacitan mati dengan kondisi tercabik-cabik diserang hewan misterius. (SURYA.co.id/Rahadian Bagus)

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 43 kambing milik warga di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, mati secara misterius.

Lokasi kejadian tersebar di tiga desa, Desa Kalipelus Desa Klesem, Desa Katipugal, Kecamatan Kebonagung.

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved