Kesehatan

Pneumonia Coronavirus Belum Ada Vaksinnya, Pencegahan Terapkan Gaya Hidup Sehat

Coronavirus merupakan virus jenis baru untuk kasus penyakit pneumonia dan belum ada vaksin untuk mencegah penularan pneumonia.

Pneumonia Coronavirus Belum Ada Vaksinnya, Pencegahan Terapkan Gaya Hidup Sehat
Warta Kota/Apfia Tioconny Billy
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Pentakit Menular Langsung, dr Wiendra Waworuntu M. Kes 

Penyebab wabah pneumonia di Wuhan China karena ditularkan virus corona atau coronavirus.

Coronavirus merupakan virus jenis baru untuk kasus penyakit pneumonia dan belum ada vaksin untuk mencegah penularan pneumonia.

Bahkan obat spesifik untuk pneumonia coronovirus juga belum ada obatnya.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Pentakit Menular Langsung, dr Wiendra Waworuntu M Kes mengatakan, jika seseorang positif pneumonia maka langkah pengobatannya adalah menyembuhkan gejalanya lebih dulu.

“Saat ini obat untuk yang terkena coronavirus masih belum ada namanya juga masih virus baru, jadi yang diobati gejalanya,” kata dr Wiendra.

Dia mengatakannya saat ditemui di Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020).

Korban Ledakan Gas Melon Tiga Kilogram Minta Perhatian Pemkot Bekasi

Novelnya Dibaca Banyak Orang, Manoj Punjabi Yakin Film KKN Di Desa Penari Menjadi Box Office

Vaksin pneumonia yang tersedia saat ini seperti vaksin PCV13 untuk memberikan kekebalan 13 strain bakteri streptococus pneumoniae.

Serta vaksin pneumokokus PPSV23,  dan vaksin Hib pun tidak bisa mencegah virus corona tersebut.

Kementerian Kesehatan mengimbau agar masyarakat tidak tidak perlu panik terhadap penyakit tersebut.

Masyarakat juga tidak perlu berbondong-bondong minta vaksin karena takut terkena pneumonia seperti di Wuhan.

Nicolas Saputra Jadi Produser Film Bertema Lingkungan

Diawali Mimpi Ular, Istri Rony Dozer Yakin Suaminya Sudah Tak Sakit Misterius Lagi

“Di Indonesia sebaiknya tidak ada permintaan disuntik vaksin, karena fungsinya beda bukan berarti disuntikkan nanti tidak terjangkit corona virus,”  kata dr Wiendra.

Untuk saat ini, langkah untuk mencegah pneumonia adalah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

"Masyarakat jangan resah antisipasi dengan hidup sehat, makan sehat, hidup bersih cuci tangan dengan sabun selama 20 detik,” ucap  Wiendra.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved