Pembuat Website Perusahaan Saham Palsu Ternyata Hanya Tamatan SD, Belajar dari Internet

Pembuat Website Perusahaan Saham Palsu Ternyata Hanya Tamatan SD, Belajar dari Internet setahun terakhir

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, berhasil mengungkap dan menangkap empat pelaku penipuan dengan modus memalsukan website PT Trimegah Sekuritas Indonesia TBK, perusahaan yang bergerak di bidang investasi saham dan valuta asing (valas). 

Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, berhasil mengungkap dan menangkap empat pelaku penipuan dengan modus memalsukan website PT Trimegah Sekuritas Indonesia TBK, perusahaan yang bergerak di bidang investasi saham dan valuta asing (valas).

Empat pelaku yang dibekuk adalah AW (24), ND (29), SB (32), dan MA (31). Mereka memiliki peran masing-masing dalam setiap aksinya. Para pelaku dibekuk di kawasan Jakarta Selatan, 5 Desember lalu.

Untuk sementara diketahui komplotan ini sudah berhasil menipu 6 orang korban dengan meraup keuntungan Rp 80 Juta selama 3 bulan sejak Juni 2019.

Trimegah E-Learning, Platform E-Learning Pasar Modal Pertama di Indonesia, Ada Streaming Videonya

Dituding Melakukan Penipuan dan Penggelapan Uang Rp 12 Juta, Begini Pembelaan Eza Gionino

"Jadi yang membuat website palsu tersebut adalah ND yang hanya berpendidikan sekolah dasar. Ia belajar membuat website dari internet selama sekitar setahun terakhir. Kami masih terus dalami kasus ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, di Mapolda Metro, Jumat (17/1/2020).

ND katanya direkrut AW selaku otak penipuan kasus ini untuk membuat website palsu.

Yusri Yunus mengungkapkan terungkapnya kasus ini berdasarkan laporan dan informasi dari pihak PT Trimegah Sekuritas Indonesia TBK, yang menyatakan bahwa website resmi mereka dipalsukan dan diduplikasi.

"Para pelaku sengaja memalsukan website PT Trimegah Sekuritas Indonesia TBK untuk melakukan penipuan dengan cara menawarkan investasi forex kepada para korbannya, melalui website palsu itu," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/1/2020).

Sebelum Menghembuskan Nafas Terakhir, Ini Ungkapan Mengejutkan Ade Irawan Saat Ria Irawan Meninggal

Untuk menarik para korban agar mau berinventasi forex, kata Yusri para pelaku  menawarkan iming-iming akan mendapat keuntungan sebesar 20 persen dalam 7 hari investasi.

"Sejauh ini, korban melalui website PT Trimegah Sekuritas Indonesia TBK palsu yang dibuat para tersangka, berjumlah enam orang. Namun akan kami dalami dan telusuri lagi, adanya kemungkinan korban lain," kata Yusri.

Dari keenam korban katanya, keempat pelaku telah meraup keuntungan sebesar Rp 80 juta.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Wito Karyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved