Kamis, 23 April 2026

Coppa Italia

Romelu Lukaku Senang Berkarier di Inter Milan Karena Makin Bersinar

Striker Inter Milan, Romelu Lukaku, mengungkapkan meninggalkan Manchester United dan bergabung dengan La Beneamata adalah pilihan terbaik.

Penulis: Valentino Verry | Editor: Valentino Verry
Instagram/romelulukaku
Penyambutan Internazionale Milano kepada Romelu Lukaku. 

Striker Inter Milan, Romelu Lukaku, mengungkapkan meninggalkan Manchester United dan bergabung dengan La Beneamata adalah pilihan terbaik dalam kariernya.

Inter menang 4-1 atas Cagliari pada babak 16 besar Coppa Italia di Giuseppe Meazza, Rabu (15/1) dini hari WIB. Dalam laga itu, Lukaku menyumbangkan dua gol.

Romelu Lukaku. (Reuters)
Romelu Lukaku. (Reuters) (via Antaranews.com)

"Saya harus berterima kasih kepada rekan satu tim saya, pelatih, staf dan para penggemar. Semua orang telah membantu saya sejak hari pertama," kata Lukaku dikutip dari Soccerway.

"Inter adalah pilihan terbaik saya. Saya dapat tumbuh di sini dan saya dapat memberikan kontribusi saya. Peran saya adalah membantu tim dengan cara apa pun dan saya tahu bahwa para penggemar menyukai ini. Saya harus mempertahankan ini," imbuhnya.

"Jelas, mencetak gol adalah tujuan, tapi bagaimanapun, saya tidak hanya memikirkan diri saya sendiri, tetapi juga tim. Saya di sini untuk mencapai ini dan saya berharap untuk memenangi sesuatu. Namun, untuk saat ini, saya hanya fokus pada Lecce," kata Lukaku.

Pada laga berikutnya, Inter Milan akan tandang ke markas Lecce di lanjutan pertandingan Serie A. Kemenangan jadi harga mati bagi Inter demi mengejar Juventus di singgasana.

Sang pelatih, Antonio Conte, menyoroti satu kekurangan yang dimiliki Lukaku, meskipun mereka telah sukses membantai Cagliari dengan skor 4-1. Dalam pertandingan tersebut, Inter menang melalui gol Romelu Lukaku (1' dan 49'), Borja Valero (22'), dan Andrea Ranocchia (80').

Dengan kemenangan ini, mereka pun berhak melaju ke perempat final bersama Napoli, Lazio, dan Torino untuk sementara ini. Prestasi tersebut juga membuat Conte senang. Meski demikian, legenda Juventus itu masih merasa ada yang perlu dikembangkan dari Lukaku.

"Para pemain telah memberikan penampilan yang luar biasa. Barella bisa jadi starter, Dimarco dan Lazaro juga bermain baik, sama seperti Borja Valero. Saya senang Alexis Sanchez bisa bermain. Meskipun dia butuh waktu lama untuk pulih, tapi saat ini kondisinya sudah sangat baik," ujar Conte seperti dilansir dari Sempre Inter.

"Sebenarnya, saya tidak suka jika ditanya tentang bagaimana penampilan dari masing-masing pemain. Romelu telah membuktikan bahwa ia pemain yang hebat, tapi saya lihat dia masih punya ruang untuk berkembang lebih baik lagi seperti Lautaro Martinez, Sebastiano Esposito, dan Sanchez. Kami butuh peningkatan dan mereka sudah melakukannya," pungkasnya.

Sejak bergabung dengan raksasa Serie A Liga Italia itu pada 8 Agustus 2019, Lukaku memang langsung menjadi andalan Conte. Apalagi, saat ia berhasil menjalin chemistry dengan striker Inter lainnya, Lautaro Martinez dan mencetak banyak gol. Namun tentu, ia butuh waktu untuk beradaptasi dengan atmosfer Italia dan strategi Conte.

Di Coppa Italia musim ini, bintang asal Belgia itu berhasil mencetak dua gol (dalam pertandingan melawan Cagliari) dan menjadi satu-satunya pemain Inter yang membobol gawang lawan lebih dari sekali di klasemen sementara top scorer kompetisi ini. Namun, ia masih kalah dari Gianluca Scamacca dari Ascoli yang sudah mencetak empat gol.

Lukaku memang baru gabung Inter Milan dari Manchester United pada bursa transfer musim panas 2019 yang lalu. Bersama raksasa Serie A Liga Italia tersebut, ia sukses membukukan 18 gol dan menyumbang empat assist dari total 25 pertandingan yang ia jalani di semua kompetisi.

Namun, legenda Lazio, Paolo Di Canio, justru mengritik Lukaku. Menurutnya, bomber Inter Milan itu cuma tajam ketika melawan tim-tim kecil.

"Saya menginginkannya sebelum Antonio Conte, saya telah mengikutinya sejak di Chelsea dan West Bromwich Albion. Tetapi perasaan saya adalah bahwa melawan tim-tim seperti Genoa, dia mencetak gol indah, tetapi melawan tim kuat, dia kurang tajam," ucapnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved