Banjir dan Longsor di Jabodetabek
UPDATE Jumlah Pengungsi di Kabupaten Bogor Melonjak, di Jaksel Masih Ada 664 Jiwa Pengungsi
Namun pada hari Minggu 12 Januari 2020 pukul 18.00 WIB menunjukkan pengungsi bertambah menjadi 21.742 jiwa di 33 titik pengungsian.
Dari 67 total korban banjir meninggal di Jabodetabek plus itu, 16 orang di antaranya korban meninggal di wilayah DKI Jakarta.
Dengan demikian, banjir Jakarta 2020 ini jumlah korban meninggal tercatat sebanyak 16 orang.
Ke-16 orang korban meninggal tersebut dengan rincian sebagai berikut Jakarta Timur 8 orang, Jakarta Barat 4 orang, Jakarta Selatan 1 orang, Jakarta Utara 1, dan Jakarta Pusat 2.
Sisanya adalah korban banjir dari sejumlah wilayah dengan rincian sebagai berikut: Kabupaten Bekasi 1 orang, Kota Bekasi 9, Kab Bogor 17, Kota Tangerang 6, Tangsel 4, Kab Lebak 10, Kota Bogor 1, dan Kota Depok 3.
Korban Banjir Jakarta 2013
Bagaimana dengan korban banjir Jakarta 2013 atau pada era Gubernur Jokowi?
Inilah data yang diambil dari pemerintaaan Wartakotalive.com tahun 2013 lalu.
Ternyata jumlah korban tewas banjir Jakarta 2013 mencapai 23 orang atau lebih banyak 7 orang dibandingkan korban banjir Jakarta 2020.
Inilah berita terkait korban tewas tersebut.
Banjir besar yang melanda wilayah Kota Jakarta bukan cuma berimbas terhadap kerugian materil saja.
Tercatat banjir yang terjadi sejak tanggal 15 – 21 Januari 2013 ini mengakibatkan 23 orang tewas.
“Paling banyak karena terpeleset lalu terseret arus banjir hingga korban tenggelam. Kemudian kesetrum, dan keracunan gas,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Senin (21/1) siang.
Inilah nama-nama korban banjir yang tewas :
1. Raif Anjar Agasi (13) warga Gang Anggur VI, Tanjung Duren, Jakarta Barat meninggal akibat mandi di kali saat banjir kemudian korban terbawa arus.
2. Mujiyo (43) korban tersengat listrik saat memperbaiki instalasi listrik di rumahnya di RT 05/05 Kelurahan Kedauang Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat.
3. Muhammad Haikal (2), korban terjatuh dari tempat tidur di rumahnya di RT 05/05 Kelurahan Kedauang Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat, saat itu rumahnya terendam banjir 1 meter, korban tenggelam dan tewas.